SuaraJogja.id - Gara-gara dituding pernah melakukan one night stand, atau cinta satu malam, dengan seorang DJ asal Italia, DJ Dinar Candy murka. Ia pun mengaku akan menjalani tes keperawanannya.
Saat melakukan tanya-jawab dengan aktris Nikita Mirzani, Dinar Candy menceritakan hubungannya dengan DJ asal Italia. Kemudian, kata Dinar Candy, terjadi salah paham yang mengakibatkan banyak orang mengira dirinya berhubungan dalam cinta satu malam dengan DJ Italia itu. Dirinya mengungkapkan, bukan cinta satu malam yang ia maksud saat itu, melainkan hanya perkenalan.
Akibat pemberitaan one night stand inilah, Dinar Candy mengaku ditinggal pria yang sedang dekat dengannya karena pria itu telanjur percaya tudingan warganet pada Dinar Candy.
"Itu salah persepsi. Jadi itu Kak Niki tanya, "kamu pernah cinta satu malam enggak sama cowok?" Terus aku mikir sama cowok mana ya. Terus sudah mikir, aku bilang pernah sama DJ Italia, tapi bukan cinta satu malam, jadi kayak kenalan gitu pas tour di India," jelas Dinar Candy, Jumat (19/6/2020), soal awal mula dirinya dianggap tak perawan.
Lalu ia mengatakan sudah menghubungi dokter kandungan untuk mencari informasi soal tes keperawanan dan bahkan membuat janji bertemu dengan sang dokter.
"Bahkan aku sudah kontak dokter kandungan, "Dok gimana sih buat kayak ngetes ke-virgin-an gitu?" Aku pengin ada bukti," ujar Dinar Candy. "Baru janjian sih."
Sementara itu, dilansir CNN, selama ini diketahui tes keperawanan dilakukan dengan dua cara:
1. Memeriksa selaput dara untuk melihat ukuran dan bentuknya.
Baca Juga: Isu Tak Perawan, Dinar Candy Langsung Ditinggal Pacar
2. Melalui tes dua jari dengan cara memasukkan jari ke dalam vagina.
Namun menurut para dokter, pada praktiknya tes keperawanan ini sebenarnya merupakan konsep yang salah kaprah karena didasarkan pada kesalahpahaman tentang tubuh wanita dan gagasan kuno tentang keperawanan.
"Ada anggapan bahwa selaput dara yang dianggap sebagai penghalang vagina ini tetap utuh sampai ada lelaki [pasangan] yang membukanya," kata Ranit Mishori, penasihat medis senior di Physicians for Human Rights dan profesor kedokteran keluarga di Georgetown Universitas.
Banyak orang berpikir bahwa selaput dara sepenuhnya menutupi lubang vagina jika seseorang masih perawan. Faktanya, selaput dara hanya mengelilingi lubang vagina.
Saat seseorang melakukan hubungan seksual, selaput dara bisa sobek atau diregangkan. Namun, selaput dara juga bisa robek atau meregang akibat penggunaan tampon, olahraga, atau prosedur medis.
Dengan begitu, dokter cukup kesulitan untuk menentukan seseorang mengalami perubahan selaput dara akibat hubungan seks atau penyebab lain. Indikator lain yang dipercaya menggambarkan keperawanan adalah adanya darah di seprai ketika seseorang melakukan hubungan seks untuk kali permata. Padahal, indikator itu hanya mitos.
Berita Terkait
-
Dinar Candy Singgung Soal One Night Stand, Ketahui Risikonya
-
Siap Dijalani Dinar Candy, Ketahui Fakta dan Konsekuensi Tes Keperawanan
-
Isu Tak Perawan, Dinar Candy Langsung Ditinggal Pacar
-
Dituduh Cinta Satu Malam, Dinar Candy Ingin Jalani Tes Keperawanan
-
Ngaku Cinta Satu Malam, Dinar Candy Sewot Dituduh Tak Perawan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah