SuaraJogja.id - Video Presiden Jokowi marah pada para menteri tak luput dari perhatian Menteri BUMN di era Presiden SBY Dahlan Iskan. Meski menurutnya Jokowi jelas terlihat marah besar, tetapi baginya itu hal yang biasa.
Dahlan Iskan mengungkapkan pendapatnya itu melalui blog pribadinya Disway.id. Lewat tulisannya yang dirilis pada Selasa (30/6/2020) tersebut, ia menjelaskan bagaimana posisi menteri dan presiden dalam penanganan pandemi. Bukan CEO perusahaan yang membuat keputusan, menurut Dahlan Iskan, Jokowi lebih terlihat seperti chairman.
"Gaya marahnya sangat Jawa. Marah di podium. Dalam bentuk ceramah. Atau arahan. Bukan marah di meja rapat. Mungkin karena beliau seorang presiden. Yang memerankan diri sebagai chairman. Bukan seorang CEO perusahaan," tulis Dahlan Iskan di Disway.id.
Mantan Dirut PLN ini kemudian membeberkan analisis mengapa Jokowi, yang dikenal berperawakan, halus bisa berubah menjadi semarah itu. Dirinya menjelaskan pula alasan para menteri seolah bersikap biasa-biasa saja, seperti yang ditekankan Jokowi dalam pidatonya.
"Bahwa orang halus seperti Pak Jokowi marah besar berarti keadaan sudah keterlaluan. Misalnya soal anggaran kesehatan itu. Yang baru terpakai 1 persen. Padahal anggaran kesehatan Rp75 triliun. Saya berdoa semoga angka yang masuk ke presiden itu salah," ungkap Dahlan Iskan.
Bagi penulis buku Ganti Hati ini, jika apa yang dikatakan oleh Jokowi itu benar, yakni baru 1% anggaran kesehatan yang turun, maka penanganan pandemi dinilai keterlaluan. Dahlan Iskan menduga, program penanganan Covid-19 sama sekali tidak berjalan meski pemerintah telah menganggarkan uang sebesar Rp75 triliun.
"Kalau angka 1 persen itu benar memang keterlaluan. Berarti program di situ tidak jalan sama sekali. Padahal ini sudah bulan Juli," katanya.
Menutup tulisannya, Dahlan Iskan berkesimpulan bahwa orang-orang yang duduk di pemerintahan saat ini adalah orang-orang yang penakut.
"Lalu di mana persoalannya? Mereka itu orang penakut. Khususnya takut melanggar aturan," tulisnya.
Baca Juga: Nyelekit! Rocky Gerung soal Jokowi Marahi Menteri: Drama Korea
Ia menilai bahwa para pejabat tinggi di Kabinet Indonesia Maju ini takut jika sedikit saja salah langkah, keputusannya bisa menggiring mereka ke dalam sel.
"Terlalu banyak kasus orang tidak salah dimasukkan tahanan. Mengerikan. Hanya dengan alasan melanggar peraturan," terang Dahlan Iskan.
Dirinya melanjutkan, dimarahi presiden masih lebih bisa dihadapi bagi para menteri ini daripada harus berakhir di bui.
"Maka saya biasa-biasa saja melihat presiden marah besar. Mereka tetap lebih takut masuk tahanan daripada dimarahi atasan," pungkas Dahlan Iskan.
Baca tulisan lengkap Dahlan Iskan DI SINI.
Berita Terkait
-
Nyelekit! Rocky Gerung soal Jokowi Marahi Menteri: Drama Korea
-
Video Marahi Menteri, Pakar: Ekspresi Jokowi Penuh Kesedihan dan Takut
-
Jokowi Siap Lakukan Langkah Extraordinary, Hotman: Harusnya Dari Dulu
-
Jokowi Marahi Menteri, Ruhut: Indonesia Tahu, Pak Presiden Selalu Gas Pol
-
Jokowi Marahi Menteri Disebut Aksi 'Cuci Tangan', Ngabalin: Terlalu Jauh
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Disebut Termahal Kedua di Indonesia, Menelusuri Akar Pahit Biaya Hidup di Jogja yang Meroket
-
Pengamat UMY: Posisi Raudi Akmal Sah secara Kelembagaan dalam Akses Informasi Hibah
-
Relawan BRI Peduli Lakukan Aksi Bersih-Bersih Sekolah untuk Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Gempa Guncang Sleman, Aktivitas di PN Sleman Sempat Terhenti
-
Akses Mudah dan Strategis, Ini Pilihan Penginapan Jogja Murah di Bawah 500 Ribu Dekat Malioboro