SuaraJogja.id - Polisi menemukan fakta baru terkait aksi tersangka Pije yang membakar mobil Toyota Alphard milik penyanyi dangdut Via Vallen.
Motif lelaki yang mengaku penggemar itu sakit hati lantaran dihina Via.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji menjelaskan awal mula Pije lantaran tak bisa bertemu langsung artis yang diidolakannya. Padahal, Pije rela gonta-ganti menumpang truk untuk bisa sampai ke rumah Via Vallen yang ada di Kalitengah Selatan RT 02 RW 03 Desa Kalitengah Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.
"Pelaku hanya ingin ketemu dengan Via karena ia salah satu fans beratnya. Pelaku menginginkan untuk bisa bertemu dan bertatap muka, tetapi tak (berhasil) bertemu," ujar Sumardji kepada wartawan seusai upacara HUT ke-74 Bhayangkara di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (1/7/2020).
Selain gagal bertemu, lanjut Sumardji, Pije juga sakit hati lantaran mendapat hinaan dari seseorang yang berada di rumah Via Vallen. Dari situlah aksi nekat Pije mulai terpikirkan hingga membakar mobil karena terpengaruh minuman beralkohol.
"Ada yang menemui tapi dengan mengucapkan hal-hal yang menurut pelaku tidak mengenakkan di hati. Contohnya kamu kotor, pakaianmu lusuh," kata Sumardji.
Untuk diketahui, Selasa (30/62020) menjelang subuh, Via Vallen pelantun lagu "Sayang" mengalami musibah. Mobil Toyota Alphard ber nopol W 1 VV yang diparkir di sebelah rumahnya di Kalitengah Selatan RT 02 RW 03 Desa Kalitengah Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo, dibakar orang tak dikenal yang mengaku sebagai fans beratnya (Vyanisty).
Tag
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu