- Praka Farizal Rhomadhon, yang bertugas di Lebanon, meninggal dunia padahal dijadwalkan pulang ke tanah air pada bulan Mei.
- Almarhum berangkat misi perdamaian setahun lalu setelah Idulfitri dan keluarga masih menunggu jadwal pasti pemulangan jenazah.
- Rencananya jenazah akan dimakamkan di Kulon Progo, dekat dengan lokasi peristirahatan terakhir almarhum kakeknya.
SuaraJogja.id - Kepulangan Praka Farizal Rhomadhon yang semula dijadwalkan pada bulan Mei mendatang kini menjadi duka mendalam bagi keluarga.
Sang ibu, Supinah, mengungkapkan bahwa putranya sebenarnya sudah memberikan informasi terkait berakhirnya masa tugas di Lebanon dan rencana kembali ke tanah air.
"Akhir April ini selesai, terus Mei pulang, sudah ada jadwal penerbangan, saya sudah dikirimin, jadwal e. Pokoknya bulan Mei, kan dibagi berapa kelompok," ungkap Supinah, di rumah duka, Lendah, Kulon Progo, Selasa (31/3/2026).
Farizal diketahui mulai berangkat menjalankan misi perdamaian tersebut sejak satu tahun yang lalu. Keberangkatannya ke wilayah konflik di Timur Tengah itu dilakukan tepat setelah momen Idulfitri tahun lalu.
"April, pas satu tahun habis Lebaran itu (berangkat)," kenangnya.
Hingga saat ini, pihak keluarga masih terus mencari kepastian mengenai proses pemulangan jenazah. Supinah mengaku koordinasi dengan pihak kewilayahan setempat masih terus berjalan.
Namun belum ada informasi yang benar-benar pasti terkait waktu kedatangan jenazah di rumah duka.
Terkait lokasi peristirahatan terakhir, keluarga telah memiliki kesepakatan bulat. Jenazah Praka Farizal rencananya akan dimakamkan di kampung halaman di Kulon Progo dekat dengan almaruh sang kakek.
"Lebih dekat, biar sama kakeknya, keluarga," ucapnya.
Baca Juga: Ngeri! Kecelakaan Harley Tabrak Jupiter di Kulon Progo, Istri Bos Rokok 'HS' Dikabarkan Tewas
Di mata sang ibu, Praka Farizal adalah sosok anak yang sangat terbuka dan penuh perhatian kepada orang tua. Di mana pun ia ditempatkan, termasuk saat bertugas di wilayah rawan seperti Papua di masa lalu, ia tidak pernah absen untuk memberikan kabar terbaru kepada ayah dan ibunya.
"Ya dia itu baik, apa-apa itu bilang walaupun tengah di Papua, semua bilang ke saya, ke ayahnya, setiap saat itu WA," ujarnya.
Hingga saat ini, rumah duka terus didatangi pelayat yang ingin menyampaikan belasungkawa. Pihak keluarga masih menanti informasi lebih lanjut dari Mabes TNI maupun PMPP TNI terkait proses evakuasi jenazah dari Lebanon menuju tanah air.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi
-
BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan
-
Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas