- Rumah Praka Farizal Rhomadhon di Kulon Progo didatangi pelayat dan karangan bunga pada Selasa (31/3/2026) pagi.
- Almarhum Praka Farizal gugur saat bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon.
- Jenazah Praka Farizal dijadwalkan segera dipulangkan dan dimakamkan di Kulon Progo sesuai permintaan keluarga.
SuaraJogja.id - Suasana khidmat dan haru menyelimuti kediaman almarhum Praka Farizal Rhomadhon di Ledok, Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Selasa (31/3/2026) pagi ini.
Farizal merupakan prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon.
Berdasarkan pantauan Suara.com di rumah duka, deretan karangan bunga sudah memenuhi setiap sudut halaman rumah duka. Papan duka cita berukuran raksasa berdiri tegak, memancarkan pesan duka sekaligus kebanggaan atas jasa almarhum.
Tampak sebuah papan bunga berwarna merah kiriman dari Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, selaku Ketua Umum PDI Perjuangan.
Tak jauh dari sana, penghormatan datang dari jajaran tinggi militer dan kabinet, termasuk karangan bunga dari Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago hingga Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Wamenlu.
Ada pula Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Dudung Abdurachman serta sejumlah nama besar dari Kodam IV/Diponegoro, serta Korem 072/Pamungkas.
Sebuah tenda besar dengan rangka besi berwarna biru telah berdiri sejak kemarin siang. Di bawahnya, deretan kursi plastik biru juga sudah terisi oleh para pelayat yang silih berganti berdatangan.
Dukuh Ledok, Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Wakidi menuturkan bahwa almarhum Farizal Romadhon merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Ia dikenal aktif dan baik di lingkungan tempat tinggalnya.
"Kehidupannya (di rumah) baik-baik saja. Ada kegiatan apa saja itu mengikuti dan mendukung sampai sekarang itu kalau muda-mudi punya istilah punya apa kegiatan sering membantu," kata Wakidi.
Baca Juga: Viral Tentara Amerika Ngopi dan Makan Gorengan Bareng Prajurit TNI, Netizen: Pondasi Pagi Hari
Sementara itu terkait proses pemulangan jenazah, Komandan Kodim (Dandim) 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, menyatakan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI. Proses administrasi dan prosedur pemulangan saat ini sedang berjalan di tingkat pusat.
"Nanti, kami masih berkomunikasi dengan pihak PMPP TNI terkait dengan pemulangan almarhum. Jadi saat ini masih tahap menunggu, mudah-mudahan lusa sudah bisa sampai tanah air," kata Dyan.
Dandim menegaskan bahwa jajaran Kodim 0731/Kulon Progo akan terus memantau setiap perkembangan informasi mengenai pergerakan jenazah dari Lebanon. Hal ini dilakukan guna memastikan penyambutan dan prosesi pemakaman di kampung halaman berjalan lancar sesuai rencana.
"Tapi kami tetap monitor terkait dengan pemulangan almarhum nantinya," tegasnya.
Ia memastikan bahwa jenazah akan dibawa dan dimakamkan di wilayah Kulon Progo. Keputusan ini diambil sesuai dengan permintaan langsung dari pihak keluarga almarhum yang menginginkan Farizal diistirahatkan di tanah kelahirannya.
"Insya Allah akan dibawa kemarin karena permintaan dari keluarga jenazah mau dimakamkan di sini," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Diisukan Sakit dan Berobat ke Luar Negeri, Sri Sultan HB X: Saya Hanya Rutin Check Up
-
Mafia Tanah Kas Desa di DIY Menggila, Sultan HB X: Saya Sendiri yang Meminta Mereka Diproses Hukum!
-
Mengembalikan TNI ke Fungsi Pertahanan melalui Perspektif Hubungan Sipil-Militer Huntington
-
Yogyakarta untuk Indonesia: AVMS Indonesia Dirikan Yayasan untuk Lindungi Hak Model
-
Unik! Mahasiswa UGM Ciptakan Camilan untuk Bantu Cegah Gangguan Kecemasan