SuaraJogja.id - Dua kecelakaan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam terjadi di flyover Lempuyangan jadi perbincangan hangat masyarakat Yogyakarta.
Warganet di Twitter juga tak luput turut membicarakan kecelakaan yang melibatkan mobil dan tiga sepeda motor pada dua kejadian yang berbeda.
Berbagai isu dan opini juga bermunculan di tengah rentetan kejadian kecelakaan tersebut. Beberapa warganet yang mengomentari unggahan akun twitter @merapi_news mengungkit dua kejadian tersebut berhubungan dengan hal mistis.
"Sudah ke 2x nya untuk satu hari. Masyarakat setempat : Mesti ono sek golek tumbal," cuit akun @AdityaArdiK.
"Pancen Angker....," ujar @eknug.
"ngeri banget sedino kecelakaan pindo," tulis @AnneliaIrawh.
Bahkan ada pula yang mengaitkan kejadian kecelakaan tersebut dengan makhluk halus yang sering dianggap jadi penyebab kecelakaan di lalu lintas, khususnya perlintasan kereta api yakni setan budeg.
"Setan budeg lempuyangan," ucap @rakafandiydstr_.
Meski demikian, ada pula yang meminta agar kecelakaan tersebut tidak disangkutpautkan dengan hal-hal mistis. Netizen, justru menyoroti adanya rambu jalan yang menyebabkan kecelakaan.
Baca Juga: Anti Repot, Ternyata Begini Cara Parut Keju Tanpa Bikin Tangan Capek
"Jangan salahkan setan, demit dan kawan-kawannya please. Kasian," cuit @novanmunir.
"Lampu merahe gak jelas, mungkin kecepeten waktune, pernah pas turun langsung merah auto rem mendadak hampir nabrak gojek," ujar @gilbramale_.
Meski demikian, ada yang menyebut kejadian yang tidak diinginkan tersebut bisa dihindari dengan berhati-hati serta memperhatikan rambu yang ada.
"Soalnya kalo disana itu orang-orang sering tidak sabar dan memacu kendaraannya dgn kecepatan tinggi utk menyalip kendaraan lain tanpa memperhatikan garis marka jalan yg tdk putus2 yg menandakan tdk boleh melewati marka tsb," tulis @AntoCuul.
Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, pada Rabu (1/7/2020) pasangan suami istri terlibat kecelakaan dengan mobil pembawa uang usai motor yang dikendarai korban diduga hendak menyalip kendaraan di depannya. Nahas, dari arah berlawanan muncul mobil Isuzu Panther. Karena mendadak, korban tak bisa mengelak dan tabrakan terjadi.
Sementara, kejadian kedua terjadi pukul 18.00 WIB. Peristiwa bermula saat pengendara bernama Jodie mengendarai motor Honda Supra bernomor polisi B 6282 CAS dari arah selatan flyover menuju utara. Sesampainya di ujung jembatan, Jodie berbelok ke kanan, diduga hendak ke arah timur.
Berita Terkait
-
2 Kali dalam Sehari, Kecelakaan di Flyover Lempuyangan hingga Telan Korban
-
Terlibat Kecelakaan di Flyover Lempuyangan, Pengendara Motor Patah Kaki
-
Fakta Baru Kecelakaan Flyover Lempuyangan Jogja, Polisi Sebut Ada Kelalaian
-
Tabrakan Maut di Flyover Lempuyangan, Warga Kaget Dengar Benturan Keras
-
Kecelakaan di Flyover Lempuyangan, Satu Korban Tewas di Tempat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Tegaskan Indonesia Bukan Jalur Agresi, Pemerintah Didesak Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas