M Nurhadi
Selasa, 07 Juli 2020 | 14:45 WIB
Dita saat membantu orang tuanya berjualan, Selasa (7/7/2020). [Suarajogja.id / Julianto]

Pemberian nama itu juga memiliki arti, anak sulung yang terlahir perempuan harus diikat agar tidak pergi ke mana-mana. Tujuannya tidak lain agar anaknya lebih patuh kepada Agama dan kedua orangtuanya.

"Banyak tetangga yang heran dengan pemberian nama anak saya,"kenangnya.

Bahkan, saat mengajukan nama tersebut, Kepala Dukuh berkali-kali meminta keduanya untuk kembali mempertimbangkan nama yang lain meski pasangan itu tetap teguh dengan pilihan mereka.

Banyak pengalaman unik ketika dirinya bersama kakak dari Dafa Peksi Elang Saputra (7) ini. Seperti ketika di Puskesmas atau rumah sakit, para dokter dan perawat selalu menanyakan nama unik tersebut. Terlebih, saat dipanggil melalui pengeras suara, namanya selalu jadi bahan guyonan warga lain.

"Banyak yang lantas tersenyum dan bisik-bisik. Kalau saya santai saja," ujarnya. 

Selain namanya yang unik, lanjut Umy, Dita memang berbeda dengan teman sebayanya. Saat teman sebayanya banyak yang memilih untuk mengambil jurusan kecantikan atau jurusan lain yang biasa dipilih kebanyakan siswi putri, DIta justru memilih jurusan otomotif.

"Ndak tahu itu. Anaknya juga kalau dirumah 'Tritikan' (suka bongkar mesin),"ungkapnya.

Kontributor : Julianto

Baca Juga: Bikin Geram, Viral Video Driver Ojol Ditendang Hingga Jatuh

Load More