SuaraJogja.id - Malang nasib Nurul Shahzamul Hidayah Mohd Sham (29), seorang ibu tunggal di Malaysia yang tengah hamil 7 bulan. Ia harus menafkahi enam anaknya karena ditinggal suami sejak sebelum diberlakukan Perintah Kendali Pergerakan (MCO), kebijakan semacam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malaysia
Untuk menghidupi keenam anaknya dan menabung untuk biaya persalinan yang akan dijalaninya dua bulan lagi, Nurul Shahzamul berkeliling menjajakan jagung. Perjuangan Nurul Shahzamul ini dibagikan ke Twitter oleh adik iparnya, Nurul Munirah Maiden (21) pada Sabtu (4/7/2020) lalu.
"Nak menangis tengok dia giveup. Kakak ipar saya, ibu tunggal kepada 6 orang anak, satu masih dalam kandungan, berpenat lelah dia cari duit sebab lagi dua bulan nak bersalin dah. Tolong RT sahaja untuk warga sekitar Rawang dapat tengok tweet ni. Terima kasih," cuit Nurul Muniral melalui akunnya, @thebulanist. Cuitan tersebut viral dan telah mendapat lebih dari 27 ribu retweets dan hampir 13 ribu likes.
Dilansir Malay Mail, Nurul Shahzamul menjual jagung dari pagi hingga sore hari. Sang adik ipar mengatakan, suami Nurul Shahzamul bekerja sebagai teknisi dan selalu mengurus kebutuhan keluarga, tetapi baru-baru ini ia tiba-tiba pergi dari rumah dan tak pernah kembali.
"Dia selalu menjadi orang yang bertanggung jawab dan sosok ayah yang hebat bagi anak-anak. Kami tidak tahu mengapa dia memutuskan untuk meninggalkan rumah tiba-tiba tanpa pemberitahuan sebelumnya. Karena itu, kakak ipar saya, yang belum pernah bekerja sebelum MCO, akhirnya berjualan jagung premium dan juga nasi lemak," ujar Nurul Munirah. "Saya juga telah membantu Kakak dengan mengantarnya berkeliling untuk menjual jagung ke lingkungan sekitar atau jauh dari Serendah, tempat kami berdua tinggal."
Menurut keterangan Nurul Munirah, kerja keras Nurul Shahzamul berjualan jagung mulanya tak berjalan mulus. Tak banyak pembeli yang didapat Nurul Shahzamul dari usahanya berjualan jagung.
"Ada kalanya Nurul Shahzamul dan saya berkendara dari Serendah ke Rawang untuk menjual jagung kami di pinggir jalan dan kadang-kadang dari bagasi mobil kami. Ketika kami menjual jagung di bawah terik matahari, ada hari-hari di mana kami tidak memiliki pelanggan sama sekali, sementara hari-hari lainnya, hanya ada beberapa pelanggan," jelas Nurul Munirah.
"Pelanggan baru tertarik membeli jagung ketika saya mengunggah tentang usaha jagung itu di akun Twitter saya dua hari lalu. Sejak itu, banyak pengguna media sosial bertanya kepada saya tentang lokasi kami untuk membeli jagung dari kami, sementara yang lain bahkan memesan dari kami," imbuhnya.
Nurul Munirah juga mengatakan, anak-anak tertua Nurul Shahzamul juga kerap membantu ibu mereka berjualan jagung menggunakan sepeda ke tetangga-tetangga. Sebab, sang ibu mengidap anemia dan pernah pingsan saat berjualan jagung di bawah terik matahari.
Baca Juga: Viral Cerita Istri Lihat Suami Meninggal Kecelakaan saat Jajal Motor Baru
"Ketiga anaknya yang tertua juga membantu menjual jagung, sementara tiga anak bungsu lainnya ditinggal di rumah, karena ibunya menderita anemia dan sudah sekitar empat kali pingsan saat menjual jagung di bawah terik matahari," ujar dia.
Dirinya berharap, banyak orang turut mendukung bisnis saudara iparnya itu supaya ia dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.
Berita Terkait
-
Viral Cerita Istri Lihat Suami Meninggal Kecelakaan saat Jajal Motor Baru
-
Parlemen Rasis, Anggota DPR Etnis India Diminta Pakai Bedak Agar Terlihat
-
Belasan Tahun Pisah sejak Tsunami Aceh, Ayah dan Anak Bertemu berkat Medsos
-
Lelaki Ini Tepergok Bunuh 3 Kucing, Dimasukkan ke Mesin Cuci
-
Saga Anniversary Edition, Warna Kuning Jadi Aksen Cat Hitam
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan
-
Raih 333 Medali di SEA Games 2025, Atlet Indonesia Diperkuat Literasi Keuangan
-
Waspada Penipuan Menggunakan Suara Soimah, Korban Dijanjikan Hadiah Rp100 Juta
-
Maling Anjing di Lereng Merapi Sleman Menyerahkan Diri, Kasus Berakhir Damai di Polsek