SuaraJogja.id - Wali Kota Jakarta Utara (Walkot Jakut) Sigit Wijatmoko memberi tanggapan terkait video viral di mana seorang pesepeda menyebutkan bahwa masuk ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di kawasan Jakarta Utara harus menggunakan paspor.
Sigit menjelaskan, pengelola PIK 2 tengah melakukan pengaturan jadwal kendaraan masuk karena sedang ada pengerjaan proyek. Berbagai kendaraan berat seperti truk akan berlalu lalang di atas jam 09.00 WIB, sehingga pesepeda dilarang melintas demi keselamatan.
"Info sekuriti ada pengaturan untuk giat olahraga atau bersepeda di kawasan tersebut dalam rangka aspek keselamatan, mengingat di lokasi masih banyak alat berat beroperasi dan mobilisasi truk besar," jelasnya.
Menurut keterangan Sigit, tepat di dekat pos keamanan lokasi pesepeda itu dihentikan, ada pemberitahuan jadwal kendaraan. Sigit pun menduga bahwa si pesepeda tidak melihatnya lalu karena telanjur kesal, akhirnya mengeluarkan sindiran dengan mengatakan bahwa untuk bisa masuk PIK 2, pesepeda harus memakai paspor.
"Yang bersangkutan tidak jelaskan waktu ada di lokasi, padahal di belakang jelas ada spanduk yang mengatur penggunaan jalur untuk bersepeda," pungkas Sigit.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial (medsos) memperlihatkan beberapa penunggang sepeda tak bisa masuk ke PIK 2. Dalam video itu, mereka mengaku dimintai paspor agar bisa masuk wilayah PIK 2.
Terlihat dalam video, seorang pria menjelaskan, dirinya tidak diizinkan masuk bersama rekannya karena sudah lewat pukul 09.00 WIB. Mereka pun harus meminta izin pada bagian marketing PIK 2 untuk bisa masuk.
Pria itu lantas menyesalkan aturan ini karena menganggap dirinya sebagai rakyat lokal malah tidak diperbolehkan masuk kawasan itu, terlebih, kata dia, yang boleh masuk hanyalah kendaraan roda empat saja.
"Bahwa kalau mau masuk tempat ini di atas jam 09.00 WIB harus pakai paspor, harus minta izin kepada pemilik di kantor marketing," ujar pria itu dalam videonya yang dikutip Suara.com, Rabu (15/7/2020).
Baca Juga: Top 5 SuaraJogja: Merapi 2 Kali Gempa Guguran hingga Aksi Nakal Pabrik Tahu
"Jadi kalau kita ke Pantai Indah Kapuk itu seperti turis di negeri sendiri. Parah, parah," imbuhnya, kesal.
Berita Terkait
-
Top 5 SuaraJogja: Merapi 2 Kali Gempa Guguran hingga Aksi Nakal Pabrik Tahu
-
Beredar Video Pesepeda Masuk PIK 2 Pakai Paspor, Ini Respon Walkot Jakut
-
Masuk Pantai Indah Kapuk 2 Pakai Paspor dan 4 Berita Viral Lainnya
-
Hoax, Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor
-
CEK FAKTA: Ada Korban Virus Corona di Pantai Indah Kapuk, Benarkah?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai