SuaraJogja.id - Nahas nasib yang dialami Rovellyno Jourast Refikansyah (13), warga Dusun Ponggoh, Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul. Di saat tengak berbahagia merayakan kelulusan diterima di SMPN 1 Jetis, ia tenggelam di Sungai Code atau Kali Nyaman di Timur Stadion Sultan Agung Bantul hingga akhirnya meninggal.
Insiden terjadi pada pada Rabu (15/7/2020) sore. Mulanya di lokasi calon pelajar SMP itu bermain bersama lima temannya yang juga diterima di diterima di SMPN 1 Jetis: Sahrul, Rama, Reno, Wafiq, dan Danang.
“Saat tengah asyik mandi, korban tenggelam di bagian sungai yang dalam,” kata Kapolsek Jetis AKP Muhammad Sholeh, saat dihubungi HarianJogja.com -- jaringan SuaraJogja.id, Kamis (16/7/2020) pagi.
Menurut Sholeh, lima teman korban yang melihat kejadian tersebut berniat menolong, tetapi tidak berhasil. Mereka kemudian minta tolong pada warga sekitar. Sarjiman, warga di sekitar lokasi kejadian, sempat mencari korban, tetapi tidak berhasil menemukannya.
Pencarian pun dilanjutkan warga dan keluarga korban hingga akhirnya pada skeitar pukul 16.00 WIB, korban ditemukan hanyut di dasar sungai. Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas, dengan posisi kepala di dasar sungai.
Karena dianggap sudah meninggal, korban pun dibawa ke kediamannya, disusul polisi. Namun sesampainya di rumah, sebagian warga mengira korban masih bernapas, sehingga ia dilarikan ke Rumah Sakit Nur Hidayah menggunakan mobil patroli.
“Dari hasil pemeriksaan dokter RS Nurhidayah, korban dinyatakan telah meninggal dunia dan kemudian korban dibawa pulang kerumah,” ujar Sholeh.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Bantul, kata Sholeh, tidak ditemukan adanya dugaan unsur penganiayaan pada tubuh korban. Ia pun memastikan bahwa korban meninggal kurang dari dua jam karena tenggelam dan tersangkut di dasar sungai sedalam sekitar tiga meter.
Baca Juga: Pelajar SMP Ditemukan Tewas Tergantung, Orang Tua Menolak Anaknya Diautopsi
Berita Terkait
-
Pelajar SMP Ditemukan Tewas Tergantung, Orang Tua Menolak Anaknya Diautopsi
-
Tenggelam Saat Mandi di Bendungan Pekik Jamal, Bocah 13 Tahun Meninggal
-
Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Diduga Hanyut di Sungai Progo
-
Tak Bisa Berenang, Bocah 9 Tahun Ditemukan Tewas Nyangkut di Pohon Bambu
-
Detik-detik 4 Guru di Sumsel Tewas Tenggelam Saat Hendak Berziarah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin