"Saat ini manusia bergantung dengan internet. Berjualan saja sudah memanfaatkan internet untuk promosi. Maka dari itu, peluncuran kampung berbasis digital ini mampu mendorong masyarakat untuk memajukan tempat tinggalnya dengan potensi yang ada," katanya usai teleconference dengan warga RW 1 dan 2.
Terpisah, Tim Pemberdayaan Bidang Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Infotekno Eka Indarto menjelaskan, ada empat pelatihan untuk pengembangan SDM yang akan dikawal di Kampung Cerdas tersebut.
"Pemasangan WiFi tidak hanya untuk memudahkan akses internet masyarakat, tetapi juga ada pemberdayaan masyarakat juga, sehingga sasarannya nanti adalah peningkatan literasi warga [terkait digitalisasi media], peningkatan usaha warga melalui digitalisasi, digital kepemudaan yang memiliki kecakapan di bidang internet. Selanjutnya, digital family, dan digital kesehatan, contohnya di posyandu," kata Eka.
Berita Terkait
-
Hari Anak Nasional, Siswa 14 Tahun Sekolah Daring Sambil Jadi Buruh Warung
-
Galian PDAM di Sayidan Sebabkan Kecelakaan, Wawalkot: Segera Selesaikan
-
Wali Kota Wajibkan Mahasiswa Jogja Bersosialisasi: Harus Ikut Kerja Bakti
-
Yati Kerja Serabutan Demi Beli Kuota Sekolah Online
-
Warga Sanggrahan dan Kralas Tolak Pembangunan Penampungan Sampah di Canden
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK