Calon penumpang kereta api melakukan pendaftaran untuk mengikuti "rapid test" di Stasiun Tugu Yogyakarta, Kamis (30/7/2020). - (ANTARA/Eka AR)
Setiap hari, RNI menyediakan sekitar 200 test kit antibodi, dan penumpang sudah bisa mengetahui hasilnya dalam waktu sekitar 15 menit.
Daop 6 Yogyakarta sendiri saat ini sudah menjalankan sejumlah kereta, baik kereta ekonomi PSO yang dioperasionalkan setiap hari seperti Sri Tanjung dan Bengawan, maupun kereta yang dijalankan saat akhir pekan.
Untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan saat Iduladha, sejumlah kereta seperti Argo Dwipangga, Argo Lawu, Taksaka, dan Senja Utama Solo juga akan dioperasionalkan.
Berita Terkait
-
Disnaker DKI: Biaya Tes Massal COVID-19 Dibebankan ke Perusahaan Swasta
-
Liga 1 2020 Dilanjutkan, Kemenpora Minta Tes PCR dan Bukan Rapid Test
-
Tahanan Baru KPK Reaktif Covid-19
-
Bertemu Wawali Solo yang Positif Corona, 4 Petugas KPU Jalani Rapid Test
-
Penerbangan Domestik Bandara Soekarno Hatta Kini Hanya Butuh Rapid Test
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Ngenes! Tak Ada Anggaran Besar, Pemda DIY Hanya Sanggup Tambal Jalan Rusak
-
Terlibat Kecelakaan di Kulon Progo, Bos Rokok HS Siap Tanggung Biaya Korban hingga Kuliah Sarjana
-
Potensi Tinggi, Tapi Hanya 40 Persen ASN DIY Bayar Zakat Lewat Baznas
-
Waspadai Dampak Penutupan Selat Hormuz, Pemda DIY Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Minyak Dunia
-
Pakar Sebut Cederai Hukum, Tindakan Militer IsraelAS Turunkan Marwah Diplomasi Internasional