Warga Sendangsari pakai wadah dhekon untuk bungkus daging kurban, Sabtu (1/8/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
"Warga sudah penuh kesadaran dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," kata Slamet.
Slamet mengapresiasi langkah konsisten yang ditunjukkan oleh pantian kurban dan jemaah Masjid Al-Azhar karena sudah tidak menggunakan plastik sebagai wadah daging kurbannya.
Menurutnya langkah ini perlu ditiru oleh masyarakat lain untuk mengurangi limbah plastik yang terbuang akibat pendistribusian hewan kurban.
Diketahui bahwa Masjid Al-Azhar, di Kalurahan Sendangsari ini melakukan penyembelihan hewan kurban dengan jumlah sebanyak dua ekor sapi dan tujuh kambing. Nantinya hasil dari penyembelihan itu akan rencananya akan dibagikan kepada kurang lebih 400 warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar