Warga Sendangsari pakai wadah dhekon untuk bungkus daging kurban, Sabtu (1/8/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
"Warga sudah penuh kesadaran dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," kata Slamet.
Slamet mengapresiasi langkah konsisten yang ditunjukkan oleh pantian kurban dan jemaah Masjid Al-Azhar karena sudah tidak menggunakan plastik sebagai wadah daging kurbannya.
Menurutnya langkah ini perlu ditiru oleh masyarakat lain untuk mengurangi limbah plastik yang terbuang akibat pendistribusian hewan kurban.
Diketahui bahwa Masjid Al-Azhar, di Kalurahan Sendangsari ini melakukan penyembelihan hewan kurban dengan jumlah sebanyak dua ekor sapi dan tujuh kambing. Nantinya hasil dari penyembelihan itu akan rencananya akan dibagikan kepada kurang lebih 400 warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Berawal dari Dapur Rumah, Brownies Ketan Asal Sidoarjo Tembus Pasar Global
-
Sekolah Dilarang Paksa Siswa Pakai Seragam Baru, MPLS Tak Boleh jadi Ajang Perundungan
-
Musim Kemarau di Jogja Makin Ekstrem, Pakar Minta Warga Terapkan Konservasi Air
-
Ketika Sekolah Lain Berebut Murid, SMP Gotong Royong Memilih Merangkul Anak yang Hampir Terlupakan
-
Militerisasi Kehidupan Sipil Tak Menyejahterakan Rakyat, Hanya Menyenangkan Pemimpin