Menanggapi utas tersebut, Manajer Turah, Jehian Panangian Sijabat menyampaikan bahwa ia secara pribadi juga mengutuk tindak pelecehan seksual yang dilakukan siapapun, termasuk oleh artisnya sendiri. Jehian juga mengaku menyesal baru mengetahui kasus ini.
Melalui utas yang dibagikan Kamis (6/8/2020), tulisan tersebut dibuat berdasarkan percakapan antara ia, Sandi, Gokma dan Turah. Dalam utas itu disampaikan, bahwa setelah berseturu dengan pacar JA, Turah sempat dipanggil oleh Gokma yang lantas disebut pertemuan satu.
Pada pertemuan satu, Turah tidak menyangkal telah melakukan tindak pelecehan seksual dan bersedia menerima sanksi. Menurut Gokma, Turah juga sudah menyampaikan permohonan maaf dan mengaku menyesal. Pelaku juga menerima sanksi sosial dari JA dan PPI.
Turah dikeluarkan dari kepanitiaan yang tengah dijalani, beserta pengunduran diri dari PPI. Pelaku juga memutuskan pindah asrama dan tinggal di apartemen terpisah. PPI juga mengeluarkan surat pernyataan bahwa pelaku telah melakukan tindak kejahatan yang disebarkan ke mahasiswa Indonesia di Russia.
"Menurut Gokma, pada pertemuan 1 TP (Turah Parthayana) menyesali perbuatannya, meminta maaf, dan bersedia melakukan sanksi dari pihak JA. Keesokan harinya, surat pernyataan tersebut disebar kepada mahasiswa Indonesia di Tomsk," tulis Jehian.
Jehian menyampaikan bahwa menurut Gokma dan Turah, permasalahan disepakati selesai di pertemuan satu. Namun, pertemuan kedua harus terjadi karena JA merasa Turah belum cukup klarifikasi. Korban meminta Turah untuk menyampaikan kebenaran peristiwa pada pertemuan mahasiswa Indonesia.
Dalam pertemuan dua JA melakukan mediasi untuk Turah. Gokma juga menyampaikan kronologi peristiwa di depan pelaku dan mahasiswa Indonesia lainnya. Pertemuan itu berakhir dengan penerimaan uang ganti kacamata Turah yang rusak dalam pertengkaran.
Turah dan Gokma kemudian menganggap bahwa masalah disepakati selesai pada pertemuan dua. Pelaku juga sudah putus kontak dengan mahasiswa Indonesia di Tomsk, Rusia sebagai tanda penyesalan dan pengasingan diri.
Sementara, menurut Sandi permasalahan tidak selesai karena keluarga Turah memberikan ancaman kepada JA, yang langsung dibantah oleh Gokma maupun Turah. Pelaku dan Gokma juga menyampaikan, permasalahan ini tidak disebar ke media sosial demi melindungi identitas korban.
Baca Juga: Daya Beli Lesu, Sektor Pertanian di DIY Alami Kontraksi Hingga 9,98 Persen
"Saya sebagai Manager dari TP merasa malu dan gagal mendidik talent saya, dan menyatakan penyesalan sama kepada pihak korban, terkhusus saudari JA. Saya merasa menyesal tidak mengetahui informasi ini lebih cepat," ujar Jehian.
Ia menutup utas dengan menyampaikan bahwa Turah bukanlah orang yang lari dari kesalahan. Sebelumnya, Turah sempat menyampaikan ingin keluar dari YouTube pada Desember 2019 namun Jehian mengira itu hanya candaan.
Ternyata, itu adalah sikap yang diambil Turah untuk menerima sanksi berhenti sebagai YouTuber. Jeihan mengaku, hingga saat ini ia masih menunggu respon langsung dari Turah. Ia juga menyampaikan agar warganet memberikan dukungan untuk korban yang mau mengungkap kisah menyakitkan ini.
Kisah pelecehan seksual yang dilakukan oleh YouTuber Turah Parthayana menarik perhatian warganet. Dinilai sebagai pria yang baik dan cerdas, cerita pelecehan ini menduduki tangga trending di Twitter tak lama setelah dibagikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara