SuaraJogja.id - Kasus yang terkonfirmasi positif COVID-19 di DIY kembali bertambah signifikan. Berdasarkan pemeriksaan laboratorium, sebanyak 35 kasus baru muncul pada Jumat (14/08/2020) dari 597 sampel dan 474 orang yang diperiksa.
"Sehingga total kasus positif COVID-19 di DIY menjadi sebanyak 946 kasus," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih saat dikonfirmasi, Jumat Sore.
Dari 35 kasus baru, 21 kasus muncul dari hasil skrining karyawan kesehatan, yakni kasus 917, perempuan 31 tahun dari Bantul; kasus 918, perempuan 45 tahun dari Sleman; kasus 919, laki-laki 50 tahun dari Sleman; kasus 920, perempuan 48 tahun dari Kota Yogyakarta; dan kasus 921, laki-laki 58 tahun dari Kota Yogyakarta.
Selain itu, ada kasus 922, perempuan 32 tahun dari Bantul; kasus 923, perempuan 28 tahun dari Bantul; kasus 924, perempuan 42 tahun dari Kota Yogyakarta; kasus 925, laki-laki 56 tahun dari Kota Yogyakarta; kasus 926, perempuan 44 tahun dari Sleman; kasus 927, laki-laki 41 tahun dari Bantul; kasus 928, laki-laki 38 tahun dari Bantul; kasus 929, laki-laki 38 tahun dari Bantul; kasus 930, perempuan 27 tahun dari Bantul; kasus 931, laki-laki 65 tahun dari Bantul; dan kasus 932, laki-laki 75 tahun dari Bantul.
Baca Juga: Positif Covid-19 di DIY Meroket, Kota Jogja Belum Punya Shelter Isolasi
Sisanya, kasus 937, perempuan 33 tahun dari Bantul; kasus 942, perempuan 53 tahun dari Bantul; kasus 943, perempuan 44 tahun dari Bantul; kasus 948, laki-laki 20 tahun dari Sleman; dan kasus 949, perempuan 39 tahun dari Bantul.
Menurut Berty, kasus paling banyak muncul dari Bantul, yang mencapai 16 kasus, disusul Sleman dengan 9 kasus, Kota Yogyakarta 5 kasus, Gunungkidul 4 kasus, dan Kulon Progo 1 kasus.
Tak hanya skrining karyawan kesehatan, 7 kasus baru muncul dari hasil kontak tracing: kasus 940, laki-laki 22 tahun dari Sleman yang pernah kontak tracing kasus 939; kasus 944, laki-laki 7 tahun dari Bantul yang punya riwayat kontak tracing kasus 847; kasus 945, perempuan 76 tahun; kasus 946, perempuan 60 tahun; dan kasus 947, laki-laki 61 tahun dari Gunungkidul yang punya riwayat kontak tracing kasus 882.
Di sisi lain, ada juga kasus 950, laki-laki 31 tahun dari Sleman yang punya riwayat hasil kontak tracing kasus 468 dan kasus 951, laki-laki 61 tahun dari Kulon Progo dengan riwayat hasil kontak tracing kasus 862.
Lima kasus lain hingga kini masih dalam penelusuran, yakni kasus 934, perempuan 79 tahun dari Kota Yogyakarta; kasus 936, perempuan 77 tahun dari Bantul; kasus 938, laki-laki 32 tahun dari Bantul; serta kasus 941, perempuan 71 tahun dari Sleman.
Baca Juga: Covid-19 Yogyakarta Masih Tinggi, Keraton Buat Aturan Ketat di Tamansari
"Untuk kasus 936 saat ini pasien sudah meninggal dunia meski masih dalam proses tracing," jelasnya.
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY