SuaraJogja.id - Pesta pernikahan di wilayah Kabupaten Gunungkidul berujung petaka karena kedua pasangan yang menggelar hajatan di tengah pandemi ini dinyatakan positif Corona (Covid-19). Padahal pelaksanaan hajatan pernikahan tersebut telah mengantongi izin resmi dari pemerintah setempat.
Pernikahan yang dilaksanakan di Kalurahan Logandeng Kepanewonan Playen sekitar sepekan lalu banyak didatangi tamu. Pemerintah Desa setempat menyebut tamu undangan yang datang ke hajatan tersebut mencapai 200-an orang.
Lurah Logandeng, Suhadi mengakui adanya pernikahan tersebut. Pernikahan tersebut adalah pernikahan warganya dengan warga Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Di mana mempelai wanita adalah warga Logandeng dan mempelai laki-laki berasal dari Magelang.
"Keduanya bertugas di Magelang, mempelai wanita itu kerja di Bank BUMN yang awalnya ada di Wonosari Gunungkidul kemudian pindah ke Magelang," katanya, Minggu (16/8/2020) ketika ditemui di kediamannya.
Suhadi lantas menceritakan kronologi pesta pernikahan tersebut.
Dua minggu sebelum pelaksanaan akad nikah, keluarga mempelai mengajukan permohonan izin melaksanakan hajatan pernikahan ke pemerintah desa. Didampingi oleh Babinsa permohonan izin tersebut diteruskan ke tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepanewonan dan Polsek Playen.
Karena telah mendapat lampu hijau dari tim Gugus Tugas maka Suhadi akhirnya menandatangani izin pelaksanaan pernikahan tersebut. Untuk pengawasannya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Dukuh yang memiliki wilayah tersebut.
"Ya karena kondisi saya habis operasi maka pengawasan saya serahkan ke Dukuh. Dalam surat izin itu saya meminta kesanggupan untuk melaksanakan protokol kesehatan," kata dia.
Akhirnya, pada hari Minggu (9/8/2020) pernikahan tersebut dilaksanakan dengan syarat menaati protokol kesehatan. Di mana tamu yang hadir dan pihak keluarga mempelai mengenakan masker. Sebelum masuk ke lokasi pernikahan, tamu harus diukur suhu tubuhnya dan cuci tangan. Sehabis ambil snak tamu langsung pulang tanpa proses salaman dengan mempelai.
Baca Juga: Korban Ledakan Beirut, Mempelai Wanita Dimakamkan Ala Pesta Pernikahan
Terinfeksi Sebelum Nikah
Dia pun mengaku kaget mendapatkan kabar jika pasangan yang menikah itu ternyata positif Covid-19 seusai menjalani test swab di Magelang. Bahkan berdasarkan info yang ia terima, ternyata mempelai lelaki sudah dinyatakan positif Covid-19 sebelum pelaksanaan akad nikah.
"Itu nikahnya kan Minggu, hasil swab keluar hari Rabunya. Terus terang kami kecolongan," kata dia.
Mendengar kabar tersebut, pihaknya langsung melaksanakan koordinasi dengan berbagai pihak. Dan akhirnya pihak Dinas Kesehatan melakukan uji swab terhadap 5 orang yang kontak langsung dengan mempelai. Di antaranya seperti kedua orangtua mempelai perempuan, kepala dukuh, naib atau penghulu dan seorang tetangga mempelai.
Untuk orang tua, kepala dukuh, penghulu dan tetangga yang diambil swabnya kini menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Sementara dua mempelai tersebut sudah menjalani isolasi di rumah sakit di Magelang. Sementara untuk para kerabat dan juga tetangga yang datang membantu, masih akan ditracing
"Kami menunggu hasil spesimen dari 5 orang ini. Kalau positif, saya meminta yang datang untuk di-tracing," ucapnya.
Berita Terkait
-
18 Orang Dibunuh Rudal Amerika di Pesta Pernikahan Warga Iran, 108 Lainnya Luka Parah
-
Jangan Sampai Catering Habis Saat Pesta Pernikahan! Ini Strategi Hitung Porsi Agar Tamu Tak Kecewa
-
Bye-bye Ballroom! Wedding Outdoor Jadi Pilihan Seru Generasi Milenial dan Gen Z
-
Resmi Menikah! Selena Gomez dan Benny Blanco Gelar Pesta Bertabur Bintang
-
Pernikahan Jeff Bezos Dongkrak Pariwisata Italia Hingga 68 Persen!
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku