SuaraJogja.id - Tri Widodo (39), mengaku tak menyangka jika film pendek 'Tilik' menjadi trending topic pekan ini. Pemeran Gotrek, sopir truk dalam film Tilik ini mengaku terkejut dan bangga, tempat tinggalnya Dusun Saradan Desa Terong Kecamatan Dlingo Bantul kini menjadi dikenal khalayak lebih banyak lagi.
Lebih dari itu, ia menyebut bahwa di luar adegan ghibah bu Tejo yang kemudian viral, film pendek bertajuk Tilik mempunyai pesan mendalam dalam ceritanya.
Salah satunya adalah ketika dirinya ditilang polisi. Menurutnya, adegan tersebut sejatinya memiliki pesan moral yang ingin disampaikan kepada para sopir bahwa membawa armada bak terbuka disertai dengan membawa penumpang adalah sesuatu yang salah dan melanggar aturan.
"Saya berharap itu menjadi nilai edukasi yang juga bisa diambil nilai positifnya,"ujar bapak dua anak ini ketika dijumpai di sela kontes Sound di perbatasan Padukuhan Saradan, Minggu (23/8/2020).
Gotrek mengatakan, adegan dirinya ditilang polisi karena membawa bak terbuka berpenumpang sejatinya adalah keseharian dirinya. Bapak dua anak ini mengaku memang sering ditilang polisi karena terpaksa harus membawa bak terbuka dengan dipenuhi oleh ibu-ibu saat mengantarkan mereka tilik tersebut.
Menurut Gotrek, Tilik memang menjadi tradisi yang telah ada sejak jaman dahulu. Di mana setiap orang yang masuk rumah sakit minimal 3 hari maka masyarakat di Padukuhan di wilayah Dlingo tersebut akan menjenguknya alias Tilik. Biasanya, para ibu rumah tanggalah yang pergi ke rumah sakit menjenguk tetangga mereka.
"Nah biasanya mau hujan atau panas, pakainya selalu bak terbuka. Kalau naik bus katanya banyak yang mabuk,"ungkapnya.
Gotrek menyebutkan selain Bu Tejo, Yu Ning, Yu Sam, Yu Tri dan Erna yang menjadi istrinya, semuanya diperankan oleh kaum ibu rumah tangga di Padukuhannya sementara lainnya adalah pemain di luar Padukuhan Saradan. Semuanya natural, tidak ada yang sebelumnya pernah belajar akting kecuali dirinya adalah aktor ketoprak.
Nama Gotrek juga sejatinya bukan nama di dalam film itu, karena kesehariannya ia memang dipanggil Gotrek. Ia memang secara khusus diminta oleh sang penulis naskah, Bagus 'Bacep' Sumartono untuk memerankan sopir truk pembawa ibu-ibu tersebut.
Baca Juga: Isi Kekosongan, 2 Desa di Bantul Bakal Gelar Pemilihan Lurah Antar Waktu
Ia lantas menceritakan awal mula perkenalan dengan Bacep. Saat itu, Bacep yang merupakan kru dari Hanung Bramantyo dipercaya sutradara kondang tersebut untuk mencari kayu di wilayah Saradan. Kayu-kayu tersebut akan digunakan untuk membangun joglo di Studio Alam Gamplong Sleman.
"Mas Bacep itu sering ke sini. Dan menginap di sini,"ungkapnya.
Suatu ketika, Bacep menginap di rumah salah seorang warga. Ditemani beberapa pemuda Saradan, mereka berdiskusi sembari membakar ketela.
Kemudian muncul pertanyaan kira-kira apa yang bisa diangkat dari Padukuhan Saradan dan membuat padukuhan ini bisa dikenal masyarakat.
Melalui pengamatan Bacep ketika tinggal di Padukuhan Saradan dan diskusi dengan tokoh pemuda termasuk Gotrek, akhirnya munculah ide untuk membuat film Tilik. Untuk naskah dan skenarionya sepenuhnya berada di tangan Bacep meski sesekali meminta pendapat tokoh pemuda di Padukuhan Saradan.
"Kemudian kami shooting. Saya diminta mas Bacep karena memang sering mengantar ibu-ibu kalau tilikan,"ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh