Proses pembuatan film itu sendiri berlangsung sekitar 2 minggu. Untuk pemeran figuran seperti ibu-ibu selain 4 peran utama diambilkan dari warga Saradan.
Sementara armada truk yang ia pakai adalah truk rentalan milik warga Dodogan Dlingo. Kotrek mengatakan Bacep memintanya untuk mencari truk yang agak tua usianya.
Adegan awal dalam film tersebut diambil di dekat Balai Desa Muntuk Dlingo kemudian pertigaan di jalan Patuk-Becici. Untuk adegan ketika dirinya menghentikan truk karena ibu-ibu ingin buang air kecil itu berada di sebuah masjid di wilayah Kalurahan Wukirsari Imogiri.
Sementara untuk adegan ketika truknya mogok dan dihentikan polisi ada di sebelah utara perempatan Ringroad Manding Bantul.
Dan terakhir adalah di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping Sleman. Meski merasa capek, namun saat ini Gotrek bersama warga Padukuhan Saradan menjadi bangga karena wilayah mereka bisa terangkat.
"Soal upah, itu biar urusan kami saja. Berapapun upahnya, kami bangga bisa memberi warna untuk Dlingo, daerah yang terpencil seperti tempat tinggal kami,"kata Gotrek.
Wilayah Padukuhan Saradan memang cukup terpencil. Jarak antara padukuhan ini dengan kota Bantul ada sekitar 25 kilometer. Wilayah Padukuhan Saradan memang cukup terpencil karena untuk sampai ke padukuhan ini harus menyusuri jalan corblok sejauh 2 kilometer dari jalan Patuk-Dlingo.
Kini, banyak warga sekitar Saradan yang memanggilnya layaknya artis. Pesan melalui WA ataupun DM di instagramnya kini cukup banyak sehingga Kotrek mengaku kewalahan.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Isi Kekosongan, 2 Desa di Bantul Bakal Gelar Pemilihan Lurah Antar Waktu
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh