SuaraJogja.id - Buat kamu yang kini tengah rindu Jogja, memang tak ada salahnya.
Daerah istimewa yang konon membuat siapa saja jatuh hati ini memang mempesona.
Tak heran, buat kamu yang sudah pernah menginjakkan kaki di Kota Gudeg ini bakal merasakan rindu kambuhan ketika mendengar kata Jogja.
Nah berikut lima lokasi istimewa yang pastinya bikin kamu rindu Jogja.
Baca Juga: Profil Abdul Halim Muslih, Wabup Bantul yang Bakal Bersaing dengan Petahana
1. Tugu Pal Putih
Salah satu tempat yang akan membuat para wisatawan rindu Jogjakarta adalah keberadaan tugu Jogja. Di dominasi warna putih dengan sentuhan warna emas pada beberapa sisi membuat tugu ini terlihat elegan dan menawan.
Meskipun daerah lainnya juga memiliki tugu khasnya masing-masing, namun jarang yang lebih populer dari tugu yang menjadi saksi peradaban kota pelajar ini. Keberadaan Tugu pal Putih ini juga jadi tempat favorit para wisatawan.
Belum lengkap rasanya berkunjung ke Jogjakarta kalau belum berswafoto di tempat ini. Setiap hari, terutama malam hari, sekitar tugu ini selalu ramai para wisatawan lokal dan luar daerah yang menghabiskan waktu disini.
Selain berswafoto dengan latar salah satu ikon daerah istimewa. Pengunjung juga bisa melihat replika garis imajiner yang ada di DIY. Sekaligus melihat monumen lainnya yang mengandung sejarah peradaban hingga kemerdekaan RI.
Baca Juga: Menengok Desa Petir, Kampung yang Memanusiakan Orang dengan Gangguan Jiwa
2. Malioboro
Tempat kedua yang akan paling dirindukan dari Jogjakarta adalah jalanan Malioboro. Sejak pagi hingga malam hari, jalanan ini menjadi salah satu tempat yang kerap menjadi tujuan para pelancong lokal hingga mancanegara.
Sejak pagi, wisatawan bisa menikmati suasana jalan malioboro yang masih lengang dengan pemandangan toko-toko yang masih terutup. Siang harinya, jalanan ini mulai ramai dengan para wisatawan yang bertujuan untuk berburu oleh-oleh khas Jogjakarta.
Sementara di malam hari, tempat ini tidak kalah ramai. Ada banyak muda-mudi yang biasanya menghabiskan malam di jalanan ini. Meski toko-toko sudah mulai tutup. Namun, ada banyak pertunjukkan seni jalanan yang bisa dinikmati disini.
3. Pantai Parangkusumo
Tempat lainnya yang juga menuai benih-benih rindu adalah deretan pantai di sisi selatan Jogja. Diantaranya ada Pantai Parangkusumo, Pantai parangtritis, Pantai Cemoro Sewu dan lainnya.
Memiliki butiran pasir yang hitam dan ombak yang kencang, pantai ini tetap menjadi primadona bagi para pengunjung maupun warga setempat. Terbukti, setiap minggunya tempat ini selalu diserbu ribuan pengunjung.
Meski tidak bisa bermain air, namun pengunjung bisa menikmati suasana syahdu di tepi pantai. Menyisiri pantai dengan menunggangi kereta kuda atau alat transportasi lainnya serta bermain membuat istana pasir dengan keluarga.
4. Bukit Paralayang
Tidak jauh dari Pantai Parangkusumo, terdapat bukit yang acapkali jadi tempat untuk lepas landas penikmati olaharaga paralayang. Namun, belakangan tempat ini juga ramai pengunjung diluar para olahragawan.
Letaknya yang ada didataran tinggi dan menghadap ke Pantai Parangtritis membuatnya sangat cocok menjadi tempat menikmati matahari terbenam di sore hari. Tidak heran banyak muda-mudi hingga rombongan keluarga yang menyempatkan singgah kesini.
Dengan semilir angin pantai yang tertiup dari atas bukit dan suasana pemandangan matahari tenggelam dibalik pantai membuat tempat ini sangat ramai dikunjungi di sore hari. Saat ini, sudah banyak masyarakat yang mulai membuka usaha makanan di tempat ini.
5. Bukit Bintang
Tidak jauh berbeda dengan Bukit Pralayang tempat satu ini juga terletak di dataran tinggi. Bedanya, tempat ini mulai ramai dikunjungi sejak sore menuju malam hari. Bahkan biasanya semakin ramai di saat langit gelap.
Tempat ini banyak menarik perhatian pengunjung karena menyuguhkan pemandangan kota Jogja dengan kerlap-kerlip lampu yang berpendar di kejauhan. Letaknya yang berada di Gunungkidul membuat suasana di tempat ini sedikit sejuk.
Sambil menikmati pemandangan, pengunjung juga bisa menyantap beragam makanan ringan hingga berat yang disajikan di warung-warung maupun gerobak tepi jalan. Melihat pemandangan kota dengan menikmati jagung bakar jadi hal favorit disini.
Lima tempat itu, merupakan destinasi wajib para pelancong yang berkunjung ke Jogjakarta. Rasanya belum pernah berkunjung ke kota istimewa jika belum mengunjungi salah satu tempat itu.
Ada banyak kenangan yang terukir sembari wisatawan berkunjung ke berbagai tempat di Jogjakarta. Kenangan yang tersimpan di dalam hati dan ingatan itu yang membuat Jogja jadi kota paling dirindukan untuk berlibur.
Berita Terkait
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Haddad Alwi Blak-blakan: Tak Seutuhpun Royalti Lagu Rindu Muhammadku Masuk Kantong!
-
Haddad Alwi Tak Pernah Dapat Royalti dari Lagu Rindu Muhammadku
-
7 Kampung Ngabuburit Populer di Jogja yang Harus Kamu Datangi di Akhir Pekan Ramadan
-
Terbaru! Daftar Harga Tiket Bus Jakarta-Jogja Lebaran 2025 Mulai Rp180 Ribuan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo