SuaraJogja.id - Wacana pembukaan sekolah-sekolah di Bantul kembali menguat. Hal itu didukung dengan rencana Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, yang akan melakukan simulasi pembukaan sekolah pada awal Oktober mendatang.
“Rencana ini telah kami sampaikan kepada Gugus Tugas Kabupaten Bantul terkait dengan kemungkinan teknis penerapan dan segala persiapan yang dibutuhkan,” kata Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko, Rabu (9/9/2020).
Isdarmoko menjelaskan bahwa simulasi yang direncanakan ini bukan semata-mata untuk penerapan kegiatan belajar mengajar secara langsung, tetapi lebih condong kepada membangun komunikasi yang lebih jelas untuk menampung kendala selama proses pembelajaran jarak jauh.
Ia mengatakan, rencana ini sebagai respons penurunan jumlah kasus dan mulai munculnya beberapa zona hijau di Bantul. Dengan memperhatikan kondisi yang ada di setiap wilayah, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan untuk bisa membuka kegiatan di sekolah-sekolah tertentu sepekan sekali.
“Nanti bisa dibuka sepekan sekali ini walaupun hanya untuk melayani konsultasi dari siswa dan orang tua yang mengalami selama belajar dari rumah," ungkapnya.
Isdarmoko menilai, konsultasi itu penting bagi kelangsungan pembelajaran jarak jauh oleh setiap siswa. Pasalnya, selama ini kendala masih saja sering ditemui baik oleh siswa maupun orang tua sebagai pembimbing di rumah.
Kendala yang ditemui mulai dari teknis hingga sarana yang digunakan, semisal keterbatasan gawai dan sinyal yang lemah. Selain itu, penyampaian materi juga menjadi tidak maksimal atau membuat siswa tidak memahami pelajaran dengan baik.
“Nah, konsultasi ini sebagai upaya kami memberikan relaksasi kepada siswa dan orang tua selain juga terus mencoba menjembatani siswa yang kesulitan menghadapi materi, bisa dimulai dari kecamatan yang memang sudah masuk zona hijau," jelasnya.
Isdarmoko tidak memungkiri, mayoritas kendala yang dihadapi oleh para peserta didik di Bantul, bahkan di kabupaten/kota lain adalah persoalan sinyal.
Baca Juga: Daerah yang Bisa Turunkan Jumlah Pasien Covid-19 Bakal Dapat Dana Insentif
Namun, pihaknya juga telah membuat beberapa program lain selain dengan pembelajaran daring.
Salah satu program yang telah dilaksanakan adalah dengan metode pembelajaran luring atau memaksimalkan guru untuk menyambangi siswa-siswinya.
Para siswa yang didatangi pun juga karena memang terkendala sinyal akibat rumah yang berada di daerah terpencil.
"Beberapa daerah siswanya didatangi langsung oleh guru, seperti di Pajangan, Dlingo, dan beberapa kecamatan lain yang letaknya berada di dataran tinggi dan susah sinyal," imbuhnya.
Dirinya menambahkan, modifikasi atau penggabungan metode pembelajaran daring dan luring itu sudah dilakukan sejak awal pembelajaran jarak jauh.
Menurutnya dengan gabungan metode ini, peserta didik akan terbantu dan tetap bisa melakukan proses belajar mengajar secara maksimal.
Berita Terkait
-
Daerah yang Bisa Turunkan Jumlah Pasien Covid-19 Bakal Dapat Dana Insentif
-
Tujuh Bulan Ditutup Akibat Pandemi Covid-19, Wuhan Kembali Buka Sekolah
-
Daerah Bangga Nol Kasus Covid-19, Mendagri: Ternyata Tidak Pernah Testing
-
Sekolah Lebih Baik Tunda Buka Kalau Belum Memenuhi Syarat Lima Siap
-
Cegah Klaster Baru, Pemkot Tangsel Akan Gelar Rapid Test 1.300 Guru
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan