Kalimat 'jangan boros kata' sering terlontar dari Malik mengingatkan anggota Muhammadiyah lainnya yang masih belia. meski memiliki sikap sederhana, namun Malik adalah orang yang tegas, tangguh dan petarung yang kuat.
Dinilai sebagai sosok yang bijak, Malik tidak pernah merasa dirinya benar sendiri. Apalagi sampai mencerca pihak lain yang berbeda dengan dirinya. Menurut Haedar, Malik biasanya hanya menggelengkan kepala saat ada yang berbeda dengannya.
"Meski kita kuat pendirian, belajarlah berbagi dan berdialog, jangan memaksakan diri. Cakrawala berpikir dan bertindak juga harus luas melintasi, jangan picik dan merasa paling benar dan bersih sendiri. Kita hidup bersama orang lain," tulis Haedar.
Menutup utasnya, Haedar menyampaikan selamat jalan kepada sosok bersahaja dalam hidupnya tersebut. Ia masih terus memuji Malik sebagai sosok yang memilik garis takdir sebagai pendidik bangsa yang bersahaja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!