SuaraJogja.id - BNI Cabang Yogyakarta menghentikan sementara operasional di 7 outlet layanan BNI yang mereka miliki. Hal ini dilakukan menyusul adanya karyawan bank BUMN ini yang terindikasi positif Covid-19.
Ketujuh outlet pelayanan tersebut, 6 di antaranya akan tutup mulai tanggal 14 hingga 25 September 2020 dan 1 kantor layanan ditutup mulai tanggal 11 September 2020.
Pemimpin kantor cabang Yogyakarta Endang Sulistyawati dalam surat yang ditujukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan beredar di media media sosial sejak kemarin, Kamis (10/9/2020) menyebutkan khusus untuk kantor cabang pembantu Adisucipto mulai tutup tanggal 11 hingga 25 September 2020 mendatang.
7 outlet BNI yang ditutup sementara tersebut adalah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Adisutjipto, KCP KH A Dahlan, KCP Sutoyo, Kantor Kas (KK) Jogjatronik, KK Beringharjo, KK HOS Cokroaminoto dan KK Piyungan. Penghentian sementara ini untuk memutus penyebaran Covid-19 di lingkungan BNI.
"Kemudian akan buka kembali operasionalnya tanggal 28 September 2020. Penutupan sementara ini dilakukan untuk melakukan sterilisasi kantor layanan bank BNI," sebut Endang dalam suratnya.
Dalam surat tersebut juga dijelaskan jika ada Pegawai BNI yang suspect Covid-19 dan saat ini yang bersangkutan telah melakukan isolasi serta melakukan pengobatan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil swab test yang mereka terima pada hari Selasa tanggal 8 September 2020 dan hari Kamis tanggal 10 September 2020 diketahui terdapat 4 pegawai yang positif Covid-19. 4 pegawai tersebut bekerja di kantor cabang Yogyakarta.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Regional BNI Yogyakarta, Moch Hisyam mengakui hal tersebut. Dengan adanya hal tersebut BNI Kanwil Yogyakarta telah melaksanakan protokol Covid-19 dengan melakukan tracking kepada yang bersangkutan.
"BNI juga mewajibkan kepada seluruh petugas BNI di dalam satu gedung untuk dilakukan rapid dan swab test, sehingga meminimalisir penyebaran Covid-19,"kata Hisyam Jum'at (11/9/2020) dalam pernyataan resminya.
Baca Juga: Pulang Studi Wisata ke Jogja, Siswa Ini Punya Cara Unik Obati Kesurupan
Selanjutnya BNI Kantor Cabang Yogyakarta telah mengalihkan operasional 50% layanan outlet ke outlet terdekat untuk dilakukan penyemprotan dan pembersihan.
Ia menghimbau kepada nasabah agar tidak perlu khawatir, karena transaksi dapat dilakukan di outlet BNI yang buka layanan serta melalui e channel BNI (ATM, Mobile banking, SMS Banking, Phone Banking, Internet Banking dan aplikasi terbaru yaitu BNI Virtual Assistent).
"Manajemen BNI dan seluruh pegawai lain turut prihatin atas kondisi tersebut dan pihaknya meminta mohon dukungan dan doa agar pegawai yang sedang sakit tersebut segera pulih kembali," harapnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun