SuaraJogja.id - Sudut-sudut Kabupaten Bantul tidak pernah kehabisan tempat yang menarik untuk dikunjungi. Potensi alam yang ada selalu dapat dimanfaatkan oleh tangan-tangan terampil masyarakat setempat, sehingga bisa menjadi tujuan wisata yang wajib dikunjungi.
Salah satu yang akhir-akhir ini cukup mendapat perhatian di media sosial adalah bunga eceng gondok yang menghiasi tepian Sungai Opak yang berada di Kalinampu, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Bantul. Melalui ide dan kesepakatan dari karang taruna wilayah itu, disulaplah lokasi tersebut menjadi objek wisata ala Jepang dengan latar bunga eceng gondok.
Perintis destinasi wisata eceng gondok di Kalinampu, Kasanatul Rahmat, mengatakan, objek wisata bertema Jepang dengan suguhan pemandangan bunga eceng gondok ini tergolong masih baru. Pasalnya, objek wisata ini baru resmi dibuka untuk umum pada 6 September 2020 lalu.
Namun meski tempat wisata ini terbilang baru, pengunjung yang datang sudah hampir menyentuh angka seribuan orang setiap akhir pekan. Kebanyakan pengunjung akan terpesona dengan keindahan latar belakang yang cantik untuk dijadikan tempat swafoto.
“Banyak memang, hampir semua pengunjung yang datang pasti swafoto. Kami sediakan tiga spot untuk menunjang kegiatan pengunjung itu," ujar Kasan kepada awak media, Selasa (15/9/2020).
Konsep Jepang yang digagas oleh karang taruna desa setempat sudah terlihat dari awal pengunjung datang ke area wisata. Pengunjung akan disambut oleh gapura dengan bendera-bendera bertuliskan aksara Jepang di sepanjang jalan.
Selain itu, saat masuk ke area swafoto atau tempat di mana bunga eceng gondok itu terlihat, pengunjung bisa memilih tiga gapura tori untuk menjadi latar belakang swafoto mereka. Bahkan pengunjung juga akan dimanjakan dengan persewaan properti ala Jepang yang tersedia di sana, semisal baju kimono, kipas, hingga payung.
“Untuk sewa Kimono hanya Rp25.000 per 30 menit, nanti akan kami pinjamkan payung free atau sukarela. Kami juga menyewakan gazebo besar di pinggir kali tersebut dengan banderol Rp50.000 per 6 jam,” ungkapnya.
Meski tarif tergolong murah, Kasan mengaku, anggaran pengelolaan objek wisata ini masih bergantung pada dana swadaya masyarakat dan karang taruna. Bahkan pengunjung pun tidak ditarik tarif parkir di area wisata tersebut, hanya tiket masuk yang dibanderol Rp3.000 saja.
Baca Juga: Pemburu Sunset Merapat! Ini 5 Rekomendasi Tempat Nyore yang Asyik di Jogja
Selain itu, Kasan juga menuturkan, penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 juga terus dilakukan, mulai dari pengecekan suhu kepada pengunjung yang akan masuk, imbauan menggunakan masker, hingga pembatasan pengunjung untuk mengantisipasi pengunjung yang datang.
"Untuk baju yang disewa oleh pengunjung juga kita siapkan beberapa dan akan selalu kami bersihkan, bahkan disemprot dengan disinfektan sebelum dipakai kembali," ucapnya.
Salah satu pengunjung, Ambarsari, mengaku mengetahui objek wisata ini dari media sosial. Ambar merasa senang ketika berkunjung karena mendapat pengalaman yang berbeda.
“Lagi jalan-jalan saja karena memang sudah penasaran dari media sosial jadi mampir saja," kata Ambarsari.
Kepala Desa Seloharjo Marhadi Badrun sendiri menyatakan dukungan terhadap langkah para pemuda desa tersebut. Pasalnya, memang kegiatan ini menjadi suntikan yang positif bagi roda perekonomian warga.
“Ini langkah yang bagus juga demi kemajuan perekonomian wilayah sini juga, saya tentunya mendukung penuh," ujar Badrun.
Berita Terkait
-
Pemburu Sunset Merapat! Ini 5 Rekomendasi Tempat Nyore yang Asyik di Jogja
-
Pesona Curug di Jawa Barat, Mulai dari yang Mistis Hingga Asri Mempesona
-
5 Curug yang Indah dan Asri di Jawa Barat, Cocok Buat Bertualang!
-
Wisata Alam dengan Pemandangan Indah di Lebak, Yuk ke Lereng Cibolang
-
Pesona Kawah Ijen, Curi Perhatian Wisatawan Dalam dan Luar Negeri
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
5 Pilihan Resort yang Indah dan Aesthetic di Gunung Kidul
-
Vonis Mati 6 Bulan Tak Runtuhkan Pram: Dipecat 4 Kali, Kini Lawan Stigma HIV
-
Langkah Nyata Dukung Akses Keuangan, BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM & CRM
-
Lagi! Pencurian Gamelan Terjadi di UGM, Diduga Pelaku yang Sama Beraksi di Kampus Lain
-
Campak di DIY Masih Mengancam, 112 Kasus Ditemukan, Dinkes Percepat Vaksinasi untuk Cegah Penularan