Foto lawas demo mahasiswa UGM tahun 1989. - (Instagram/@masbutet)
"Wah!!! Aku lihat pacarku yang gagah sekali pakai kaos oblong, mas Butet @masbutet aku lihat sahabatku juga Taufik Rahzen, Mas Emha. Jaman lawas tenan ‘Gerakan Seribu Kembang’," komentar akun @dewitjakrawati.
"Merekalah yang benar aktivis yang aslinya, yang sangat berani pada jamannya. Mereka Senior sepu yang tahu perbedaan jaman sekarang ini, sehat selalu Sepu @masbutet dan seangkatannya. Mohon maaf apa bila ada salah kata," tanggapan akun @frits_el.
Berita Terkait
-
Rawat Toleransi, Dosen UGM Beragama Hindu Buat Area Wudu dan Salat di Rumah
-
Orang Tua 1 Mahasiswa Positif COVID-19, Panitia PPSMB UGM Dikarantina
-
Modus Dukun Cabul di Gresik, Transfusi Obat Lewat Hubungan Badan
-
Viral Aksi Heroik Pria Selamatkan Perempuan dari Upaya Bunuh Diri di Sungai
-
Pajang Lukisan Jenderal Hoegeng, Butet Kartaredjasa Sebut Cermin Polisi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat