Apa pun jenis hubungan intim yang dilakukan, pada dasarnya selalu ada risiko. Kamu harus memahami hal ini, terlebih di kala pandemi.
Virus corona tidak akan menghilang begitu saja. Jadi kalau kamu merasa tidak nyaman, komunikasikan risiko ini dengan pasangan. Tenang, kamu dan pasangan hanya perlu beradaptasi dengan situasi saat ini.
4. Ingatlah bahwa hal intim tetap penting
Mempertimbangkan risiko jelas perlu. Namun, setelah berbulan-bulan karantina, wajar jika kamu menginginkan sentuhan fisik atau hal intim dengan si dia.
Ciuman juga memiliki banyak dampak positif bagi kesehatan mental, termasuk mengurangi stres.
Oleh karenanya, pastikan kamu dan pasangan bisa menyeimbangkan kedua hal ini. Jangan sampai berhenti melakukan hal intim sepenuhnya.
5. Gunakan cara-cara nonfisik sebagai alternatif
Kalau kamu dan pasangan tetap merasa tidak cukup aman untuk berciuman, cobalah cari cara lain untuk tetap intim.
Misalnya, coba lakukan kontak mata dalam waktu lebih lama. Kemudian, kamu juga bisa membuat gerakan seolah-olah memeluk mereka dari jauh.
Baca Juga: Agar Tak Mudah Loyo, Ini Tips Lecut Gairah Seksual
"Ketika kamu tertarik pada seseorang, kamu cenderung mengarahkan tubuh ke orang yang ingin dicium."
"Hal ini menunjukkan bahwa mereka adalah orang penting, mereka di sini bersamamu, dan kalian bersama-sama," kata dr. Shepherd menerangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi