- Pemkot Yogyakarta menargetkan semua depo sampah bersih total sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru dengan mengerahkan ratusan truk.
- Wali Kota menargetkan depo sampah yang berisi sekitar 200 ton akan dikosongkan paling lambat hari Rabu mendatang.
- Depo sampah di Kotabaru menjadi fokus pembersihan dan direncanakan akan dipindahkan secara permanen karena lokasi tidak strategis.
SuaraJogja.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menargetkan seluruh depo sampah di wilayahnya bersih dari tumpukan sampah sebelum momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ratusan truk siap diturunkan untuk membersihkan depo-depo yang ada.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa penanganan sampah menjelang Nataru menjadi prioritas. Ia menargetkan dua hari mendatang seluruh depo sudah bersih.
"Ya hari Rabu, hari Rabu itu batas terakhir, makanya hari Rabu kan kami mau mengerahkan sebanyak 100 truk. Hari Rabu itu kita akan mengerahkan 100 truk untuk mengambil dari depo," ungkap Hasto, ditemui di Balai Kota Yogyakarta, Senin (8/12/2025).
Meski menghadapi keterbatasan kuota pembuangan ke TPA Piyungan, Hasto menyatakan dirinya tetap optimistis depo akan kembali kosong dua hari ke depan.
"Saya sebetulnya harus yakin, meskipun kan ada keterbatasan kuota menerima di Piyungan oleh provinsi, tapi ya kami harus berusaha lah," tegasnya.
Ia merinci bahwa saat ini Kota Yogyakarta hanya mendapatkan jatah pembuangan 300 ton per minggu dari Pemerintah DIY. Hal itu membuat pengambilan sampah rata-rata per hari tidak bisa terlalu besar.
Terkait jumlah sampah yang masih mengendap di seluruh depo yang ada, Hasto menyebut setidaknya lebih dari 200 ton sampah. Angka tersebut menjadi fokus pengangkutan dalam operasi besar pada Rabu nanti.
"ya sekitar 200 ton, sekitar 210 ton [sampah yang masih di depo]," ucapnya.
Depo Kotabaru Bakal Dipindah
Baca Juga: Ancaman Longsor DIY Masih Tinggi, Perbukitan Menoreh dan Gunungkidul Paling Rawan
Salah satu fokus utama pengosongan sampah yakni Depo Kotabaru. Tak hanya dikosongkan, bahkan Pemkot Jogja berencana untuk memindahkan lokasi depo tersebut.
Menurut Hasto lokasi depo sampah itu dinilai tidak tepat berada di kawasan tempat ibadah.
"Saya ingin berusaha agar yang di Kotabaru itu sebelum ada Natal ini sudah bersih dan bahkan saya berusaha untuk memindah," ungkapnya.
Lebih lanjut Hasto belum dapat memastikan lebih jauh lokasi baru depo Kotabaru tersebut. Mengingat keterbatasan lahan yang ada di Kota Jogja.
"Kota Yogyakarta ini cari tempat tidak mudah, tapi saya berusaha keras dalam rangka Natal tahun baru, depo-depo sampah ini kami bersihkan," tegasnya.
Ditanya soal pemindahan apakah akan bersifat sementara atau permanen, Hasto berharap pemindahan bisa dilakukan permanen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026