SuaraJogja.id - Wisatawan dan juga warga sekitar Pantai Ngedan geger, Kamis (17/9/2020) siang. Sesosok mayat pria ditemukan di kawasan pantai yang berada di wilayah Kalurahan Krambil Sawit, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul itu.
Jasad yang ditemukan hanya mengenakan celana pendek berwarna oranye serta dua gelang karet hitam di lengan kiri. Pada lengan yang sama dijumpai noda hitam.
Jasad tersebut ditemukan tanpa identitas melekat di tubuhnya.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto, saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut.
Penemuan mayat tersebut dilaporkan sekitar pukul 13.15 WIB siang tadi. Mayat tanpa identitas itu kali pertama terlihat oleh wisatawan di Pantai Ngedan.
"Kita sudah evakuasi ke darat dan dikirim ke rumah sakit," kata Suris sore ini.
Kamis siang, ada rombongan wisatawam yang datang ke tempat tersebut.
Mereka berniat untuk menginap dengan mendirikan tenda di tepian pantau. Usai mendirikan tenda, mereka lantas bermain air di seputaran pantai Ngedan tersebut.
Di tengah bermain air, mereka curiga melihat benda mengapung di perairan Pantai Ngedan. Mereka menduga benda tersebut adalah mayat yang mengapung karena mirip dengan tubuh seseorang.
Baca Juga: Pria Tewas di Indekos Denpasar, Petugas Ber-APD Evakuasi lewat Balkon
Mereka pun langsung melaporkan temuan tersebut ke warga setempat.
"Warga bersama dukuh Berdalo (Sumindar) Krambil Sawit lalu mendatangi Posko SAR untuk menginformasikan hal itu," ujar Suris.
Usai mendapat laporan, sejumlah petugas SAR lalu ke lokasi bersama seorang anggota Polsek Saptosari untuk memastikan temuan warga.
Setelah dipastikan bahwa benda yang ditemukan mengapung tersebut adalah jasad manusia, proses evakuasi pun segera dilakukan.
Evakuasi dilakukan dengan menggunakan kapal, dan selanjutnya jasad dibawa ke Pantai Ngrenehan. Jasad tersebut ditemukan dengan kondisi kulit sudah mengelupas dan tanpa identitas sama sekali.
Saat ini jasad tersebut dikirimkan ke RSUD Wonosari.
Berita Terkait
-
Pria Tewas di Indekos Denpasar, Petugas Ber-APD Evakuasi lewat Balkon
-
Geger Penemuan Mayat Pria di Indekos Denpasar, Polisi Turun Tangan
-
Geger Penemuan Mayat di Bawah Jembatan Barelang, Sempat Viral di Medsos
-
Terkuak Mayat Pria di Kalibata City, Dimutilasi Pelaku di Jakarta Barat
-
Geger! Mayat Termutilasi Ditemukan di Apartemen Kalibata City
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hampir 1.000 Orang Ramaikan Fun Run, Dorong Wisata dan UMKM Sleman
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga