SuaraJogja.id - Mantan Wali Kota Yogyakarta 2001-2011, Herry Zudianto (HZ) dinyatakan positif COVID-19.
Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY tersebut terkonfirmasi pada Kamis (17/09/2020).
"Saat ini Pak Herry sudah isolasi mandiri, kondisinya sehat OTG (orang tanpa gejala-red)," ujar Wakil Ketua PWM DIY, Arif Jamali Muis saat dikonfirmasi, Senin (21/09/2020).
Menurut Arif, tertularnya HZ bukan dari Direktur PKU Gamping yang juga positif COVID-19 seperti yang santer diberitakan. Sebab keduanya sudah tidak saling kontak dalam waktu yang cukup lama.
Selain HZ, dua pengurus PWM DIY juga dinyatakan positif COVID-19. Yakni Wakil Ketua PWM DIY, Isnawan dan Wakil Bendahara PWM DIY, Dede Haris.
Dede Haris dinyatakan positif dari hasil tes swab massal di kantornya. Sedangkan Isnawan dari tempat lain sehingga ketiganya dinyatakan positif dari tracing yang berbeda.
"Keduanya juga OTG dan sudah isolasi. Ini bukan aib tapi penyakit yang harus diwaspadai," tandasnya.
Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Yogyakarta, yang juga Kepala Gugus Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi yang menyatakan pihaknya sudah melakukan tracing pada istri HZ.
“Kita sudah tracing dan ibu [istri HZ] sudah diswab hasilnya negatif,” jelasnya.
Baca Juga: Ngeri, Video Padatnya Angkringan Jogja di Tengah Pandemi Covid-19
Sementara Wakil Ketua PWM DIY, Azman Latif mengungkapkan kantor PWM DIY ditutup sejak lama. Penutupan kantor tersebut tidak ada kaitannya dengan 3 pimpinan yang dinyatakan positif COVID-19.
"Penutupan kantor PWM sejak lama karena ada aktivis IMM yang positif sempat ke PWM dan kontak dengan karyawan PWM. Alhamdulillah seluruh karyawan yang diswab semuanya negatif. Kita tetap perlu lebih hati-hati, jaga terus kondisi badan kita, terapkan selalu pakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan, tidak usah pergi-pergi," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK