SuaraJogja.id - Penyanyi papan atas Syahrini baru saja membagikan potret mesranya bersama sang suami, Reino Barack, di Instagram. Dilihat dari latar tempat yang digunakan, pasangan yang menikah pada Februari 2019 itu tengah berada di sekitar Magelang dan tak jauh dari Jogja.
Pada unggahan terakhirnya, Syharini membagikan potret dirinya tengah duduk di sebuah tempat yang terbuat dari anyaman kayu.
Sementara, suaminya berdiri di belakang dan memegang pundak Syahrini. Di sekitarnya terlihat pemandangan alam yang berwarna hijau memanjakan mata.
Mengenakan baju terusan dengan motif garis-garis hitam dan putih, sandal putih, kacamata hitam, dan topi lebar berwarna hitam, Syahrini tampil elegan.
Kompak seperti istrinya, Reino juga mengenakan setelan kaus dan sepatu putih serta kacamata dan celana kain hitam.
"Indahnya duduk menikmati senja sore kemarin, tepat di belakang kita adalah 6 gunung yang menghadap ke langit. Sambil menikmati sunset dengan pemandangan Borobudur, dan yang Lebih nikmatnya lagi ditemani suami yang senantiasa memanjakan istrinya," tulis Syahrini dalam keterangannya.
Pelantun lagu "Sesuatu" itu terlihat tengah berada di wisata Enam Langit. Dalam keterangan lanjutannya, ia mengungkapkan kalimat penyemangat agar tempat wisata milik suaminya itu berjalan sukses.
Sebelumnya, tempat tersebut bernama Mata Langit, yang lantas diubah belum lama ini.
Memiliki pemandangan alam yang memanjakan mata dan beberapa tempat yang bisa dijadikan latar belakang foto, Mata Langit by Plataran pada dasarnya adalah sebuah tempat makan. Di tempat ini, pengunjung bisa melihat enam gunung, yakni Gunung Prau, Sumbung, Merapi, Merbabu, Andong, dan Telomoyo.
Baca Juga: Ada Warga Positif Covid-19, Pasar Jowa di Gunungkidul Ditutup 3 Hari
Selain pemandangan alam yang menakjubkan, beberapa fasilitas yang ditawarkan juga patut untuk dicoba. Di antaranya, Picnic Breakfast, Lunch, Sunrise to sunset tour, Meditasi, Yoga, Outbond, dan sesi fotografi. Menu yang ditawarkan juga beragam, dari western, Asia, hingga makanan khas Indonesia.
Sementara saat ini hanya disediakan tempat makan saja, tetapi ke depan Enam Langit akan mengembangkan fasilitas berupa vila dan kolam renang.
Berjarak 7,9 KM dari Candi Borobudur, tempat makan ini terletak di area sawah Kecamatan Borobudur, Magelang.
Berada di kawasan perbukitan Menoreh, jalanan menuju lokasi restoran cukup sempit dan menanjak. Namun, kendaraan roda empat sudah bisa melalui jalan menuju tempat ini. Dibutuhkan sekitar 20 menit untuk sampai ke Enam Langit dari kawasan Candi Borobudur.
Bisa digunakan untuk acara berkumpul, pernikahan hingga pre wedding, Enam Langit memiliki satu bangunan utama berbentuk rumah tradisional Joglo. Dinilai sangat nyaman, bangunan itu diperkirakan bisa menampung hingga 50 pengunjung.
Di bagian luar ada dua dek, yakni dek bagian kanan dan bagian kiri. Masing-masing dek terdapat jajaran kursi dan meja dengan payung yang besar. Selain itu, ada juga meja panjang seperti bar yang jadi spot foto favorit para pengunjung yang menghadap ke arah tebing.
Berita Terkait
-
Banjir Bandang Pamijahan Bogor, Warga Berlarian 'Dikejar' Air dari Gunung
-
Tersangka, Lia Ladysta Janji Besok Penuhi Panggilan Polisi
-
Heboh Dentuman Misterius di Jakarta, Warga: Mantap Bunyinya, Kayak Bom
-
BMKG Menduga Suara Dentuman Misterius Berasal dari Petir di Gunung Salak
-
Ganjar Pranowo Borong Produk UMKM Borobudur
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal
-
Garebeg Maulud 2026 Digelar Tertutup, Tradisi Rebutan Gunungan untuk Warga Dihapus
-
Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi
-
GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat