SuaraJogja.id - DJ seksi Dinar Candy membuat pengakuan yang mengagetkan. Ia mengaku mendapat serangan santet dari seseorang.
Sosok yang pernah menduduki peringkat pertama World's Sexiest DJ 2018 ini mengaku mengetahui siapa yang telah mengirim hal mistis tersebut.
Lewat Insta Story-nya ia pun memperingatkan orang tersebut untuk berhati-hati lantaran telah mengirim santet untuknya.
"Nih buat cewek yang sering ngirim santet ke aku, hati-hati lah," kata Dinar Candy, Jumat (25/9/2020).
Dinar Candy mengatakan, peringatan itu bukan balasan dirinya akan mengirim santet. Tetapi hal itu akan berbalik menyerang orang yang hendak berbuat jahat kepadanya.
"Aku nggak akan bales dendam ke elo. Tapi pasti santet itu balik ke elo dan efeknya bisa berkali-kali lipat," tegasnya.
Perempuan yang baru saja menjual celana dalam bekas seharga Rp 50 juta ini tahu dirinya tengah disantet lantaran informasi dari sang adik.
"Adik gue yang kecil indigo, dan dia bisa tahu," kata Dinar Candy.
Namun seperti yang dikatakan Dinar Candy sebelumnya, ia tidak akan membalas santet itu karena dibesarkan di lingkungan yang taat agama.
Baca Juga: Atasi Masalah Buruh, Disnaker DIY Siapkan Pelatihan Kewirausahaan
"Keluarga gue mah santuy, ngaji dan salat. Nanti juga balik ke elo!" tandasnya.
Ini bukan kali pertama Dinar Candy curhat mengalami santet. Sebelumnya, ia menduga ada seorang artis yang telah melakukan hal di luar nalar kepadanya.
"Pokoknya artis saja, perempuan. Beda profesi sama aku (bukan DJ) kata Dinar Candy pada Mei 2020.
Dinar Candy menjelaskan permasalahan awalnya lantaran artis itu hendak meminjam uang, tapi tak digubris olehnya.
"Habisnya pinjam uang, bayarnya nyicil. Nggak mau ah," tuturnya.
Santet yang dirasakan Dinar Candy berupa pusing hingga sakit di bagian tubuh. Kesakitannya itu hanya berefek jika ia berada di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi