SuaraJogja.id - Beredar video seorang gadis cantik berhijab yang piawai mengemudikan motor trail di areal yang cukup ekstrem. Tanpa menggunakan helm, terlihat gadis berkacamata berjibaku diantara kubangan lumpur mengendari kendaraan roda dua.
Video aksi seorang gadis yang berjibaku diantara lumpur itu beredar luas di dunia maya. Salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @energisolo. Dalam tayangan terlihat seorang gadis berjilbab hitam dengan baju coklat dan jaket yang ditali kepinggang.
Ada dua video yang dibagikan, video pertama menunjukkan gadis itu tengah berusaha mengeluarkan sepeda motor trailnya yang berwarna hitam dari area berlumpur. Kendaran roda dua dengan ban bergerigi terjebak diantara jalanan yang becek dengan air menggenang dan sisa tanah yang membuat licin.
Tanpa menggunakan helm dan sarung tangan, wajah gadis ini nampak serius mengeluarkan sepeda motornya dari kubangan lumpur itu. Sesekali ia menarik sepeda motornya dengan kedua lengan saat bannya terjebak diantara lumpur. Badannya yang kecil tidak menghentikannya beraksi dengan kendaraan maskulin itu.
Sesekali ia juga membenarkan kacamata bulatnya yang melorot. Dibantu dengan pengendara lainnya yang memegang bagian ekor kendaraan, ia akhirnya berhasil mengeluarkan motor trail itu dari area berlumpur. Terlihat kendaraan warna hitam tersebut sudah penuh noda coklat dari cipratan tanah dan air.
Tidak kalah ekstrem dari video pertama, video kedua menunjukkan aksi seorang gadis yang melewati jalanan seperti bekas sungai dengan motor trailnya. Kali ini, ia melewatinya dengan lebih mudah meskipun harus ditarik ketika akan melalui tanjakan dengan medan yang licin.
Membawa kendaraan yang identik dengan adrenalin dan maskulinitas, gadis cantik ini justru menunjukkan identitas feminimnya. Meski tidak menggunakan helm cakil ataupun jaket dan baju khusus. Ia justru menggunakan baju dengan warna cerah dan tas selempang berbentuk kepala beruang yang menggemaskan.
"Terbukti gak semua perempuan itu lemah dalam hal fisik," tulis akun @energisolo dalam keterangannya.
Sejak diunggah Sabtu (26/9/2020), video tersebut sudah disukai lebih dari 4000 pengguna Instagram. Ada seratus lebih komentar yang ditinggalkan warganet. Beberapa mengaku takjub dengan kepiawaian gadis ini mengendalikan kendaraannya.
Baca Juga: Petahana Berlaga di Pilkada, Staf Ahli Gubernur DIY jadi Pjs Bupati Bantul
Lihat video gadis ini DISINI
"Sekuat-kuatnya perempuan, tetap aja ada laki-laki disitu yang selalu membantunya," tulis akun @dwiajun.
"Sebagai pengguna Supra dengan kunci kontak dol saya merasa insecure," komentar akun @junihrt.
"Salut banget. Dapet salam dari aku yang naik matic aja gak bisa," tanggapan akun @estherfebbysr.
Sementara akun @prasetiandry berkomentar, "Kalau cuma ngandelin fisik, dan gak pakai logika mah suruh narik bajaj atau bajak sawah juga bisa perempuan."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan