"Martanty itu tanggal lahirnya sama dengan ibunya. Nah menurut tradisi Jawa, ia harus dipisah dengan ibunya, sehingga Martanty tinggal di rumah tersebut bersama eyangnya. Sementara, ibunya di Jawa Timur sukses berkarier dan menjabat ketua DPRD Jawa Timur," terangnya.
Sejak lulus SMP, Martanty pindah ke Surabaya bersama ibunya dan sang nenek, Ny Prawiro Suwignyo, yang diajak serta ke Jawa Timur karena sudah tidak muda lagi. Sejak saat itu, rumah tersebut tidak pernah ditinggali lagi. Tak ada yang merawatnya karena Rohib sendiri tak ada di paeukuhan tersebut karena terus berpindah.
"Saya pernah tugas di Papua. Jadi tidak pernah ke sini," tambahnya.
Warga yang tinggal di depan rumah tersebut, Suyono (60), mengungkapkan, sudah puluhan tahun rumah tersebut tidak ditinggali. Sebab, ahli waris pemilik rumah tersebut sudah pindah ke Surabaya dan telah sukses meniti karier di sana.
Baca Juga: Dua Hari Ditetapkan Sebagai Calon, Petahana di Sumsel Ini Digugat
Dulunya, lanjut Suyono, rumah tersebut adalah rumah yang paling bagus dan megah sekecamatan Ponjong. Rumah tersebut dulu ditinggali oleh keluarga Bupati Prawiro Suwignyo, yang memiliki tiga orang anak: Sucipto, Suroyo, dan Asri Subaryati. Dulu, di sekelilingnya banyak terdapat pohon kelapa menjulang.
"Rumahnya rapi. Saya tidak pernah masuk, ndak berani," ujarnya, Minggu, saat ditemui di rumahnya.
Ia sendiri tak banyak mengerti, banyak yang berkurang dari bangunan tersebut. Dulunya rumah tersebut terdiri dari 3 bangunan, yaitu bangunan depan, belakang, dan samping kiri. Rumah bagian depan adalah bangunan yang kini tersisa. Kemudian ada bangunan bagian belakang yang berasitektur Limasan.
Terdapat sela (longkangan) sekitar 4 meter antara bangunan belakang dan depan. Kemudian ada bangunan kiri yang letaknya memanjang dari depan ke belakang dan ada sebuah sumur yang terletak di bagian belakang bangunan tersebut.
"Yang sisi kiri itu dirobohkan. Belum begitu lama," katanya.
Baca Juga: Resmi! Gunawan Jadi Pjs Bupati Pandeglang, Ade Aryanto Pjs Bupati Serang
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Kekayaan Menakjubkan Lucky Hakim, Bupati Indramayu yang Kena Sentil Dedi Mulyadi
-
Dedi Mulyadi Tegur Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang Tanpa Izin: Lain Kali Bilang Yah
-
Disindir Dedi Mulyadi gegara Liburan ke Jepang, Bupati Lucky Hakim Punya Utang Rp5 M Lebih
-
Diulti Dedi Mulyadi, Lucky Hakim Diduga Liburan tanpa Izin ke Jepang usai 2 Bulan Jabat Bupati
-
Dari Driver Gocar Jadi Investor? Maruarar Sirait Terinspirasi Kisah Anak Muda Ini!
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan