SuaraJogja.id - Setelah beberapa hari yang lalu Kabupaten Bantul mendapat kabar baik karena mencatat rekor pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sembuh terbanyak dalam sehari. Kali ini kabar duka yang harus diterima oleh Kabupaten Bantul.
Pasalnya satu lagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bantul dinyatakan meninggal dunia tanpa penyakit bawaan atau komorbid. Artinya pasien tersebut dinyatakan meninggal murni karena Covid-19.
"Info hari ini penambahan pasien positif ada 8 orang, pasien sembuh ada 7 orang dan 1 pasien positif meninggal," kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso atau yang kerap disapa Oki, kepada awak media, Selasa (29/9/2020).
Oki menjelaskan terkait satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal tersebut berasal dari Kecamatan Jetis. Disampaikan Oki, menurut informasi yang didapat dari rumah sakit terkait yang belum disebutkan, memang benar pasien tersebut meninggal murni karena Covid-19.
"Pasien meninggal tidak ada komorbid, itu info rumah sakit. Hal itu karena pasien datang ke RS bukan rujukan puskesmas. Catatan dokter penanggung jawab pasien keterangannya tidak ada komorbid. Riwayat sedang dilacak," ungkapnya.
Sementara itu untuk penambahan delapan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tersebar di lima kecamatan yang ada di wilayah Bantul. Lima kecamatan tersebut yakni Kasihan 2 orang, Kretek 1 orang, Banguntapan 2 orang, Jetis 2 orang, dan Sewon 1 orang.
Sementara pasien sembuh tujuh orang juga terdapat di lima kecamatan yang berbeda yakni Sedayu 1 orang, Kasihan 3 orang, Banguntapan 1 orang, Pleret 1 orang, dan Bantul 1 orang. Sedangkan untuk kasus suspect bertambah tiga orang menjadi 1.318 orang dan penambahan probable tidak ada masih di angka 580 orang.
Dengan tambahan satu lagi kasus meninggal ini berarti saat ini total tercatat 20 orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia.
Dari data terbaru tercatat total pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Bantul 709 orang. Dari jumlah tersebut 594 di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan 95 masih berada dalam isolasi.
Baca Juga: Ngaku Polisi Rampas Harta Pemotor, Pria Asal Madiun Ditangkap Polres Bantul
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar