SuaraJogja.id - Video Najwa Shihab mewawancarai kursi kosong yang semestinya diisi oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan ramai diperbincangkan publik. Bahkan, video tersebut turut mendapatkan komentar dari akun Twitter asal Malaysia yang menyebut Terawan melarikan diri.
Akun twitter @MALAYSIAVIRALL membagikan tayangan Narasi TV yang tengah banyak diperbincangkan warganet.
Dalam video tersebut terlihat Najwa Shihab tengah melakukan wawancara dengan kursi kosong. Tidak ada narasumber yang hadir di depannya.
Dalam tayangan berdurasi 2 menit 19 detik tersebut, terlihat Najwa mengajukan beberapa pertanyaan untuk Menkes Terawan.
Namun, yang dia hadapi hanyalah kursi kosong saja. Tidak ada sosok Terawan yang sepatutnya mengisi kursi tersebut. Meski begitu Najwa terus mengajukan beberapa pertanyaan yang sudah ia siapkan.
"Pengacara terpaksa iv kerusi kosong sebab menteri kesihatan Indonesia larikan diri. Bayangkan betapa teruknya keadaan covid kat Indonesia (Pembawa acara terpaksa wawancara kursi kosong sebab menteri kesehatan Indonesia melarikan diri. Bayangkan betapa buruknya keadaan covid di Indonesia-red)," tulis akun @MLAYASIAVIRALL.
Video asli milik Narasi TV tersebut sendiri sudah disaksikan lebih dari 1 juta penonton sejak diunggah pada Senin (28/9/2020).
Ada 20 ribu lebih komentar yang ditinggalkan warganet. Tidak sedikit yang menjadikan acara itu sebagai meme atau bahan candaan.
Sementara, cuplikan yang diunggah akun @MALAYSIAVIRALL, Selasa (29/9/2020), sudah ditayangkan lebih dari 118 ribu kali.
Baca Juga: Ferdinand Demokrat Tegur Najwa: Wawancara Kursi Kosong Terawan Tidak Patut!
Ada hampir 3.000 yang menekan tanda suka dan 2.000 lebih lainnya membagikan ulang. Banyak komentar dari warganet negeri jiran yang ikut membuat itu sebagai bahan bercandaan.
Lihat cuitan warga Malaysia DI SINI.
"Mewancarai kursi kosong baru sekali ni je, tapi korang harus tahu Najwa sering wawancarai otak kosong. (Mewawancarai kursi kosong baru sekali ini saja, tapi kalian harus tahu Najwa sering mewawancara otak kosong-red). Biasa aja," tulis akun @Tan_Markonah2.
"Sebab nama dia ter-awan maka kamera tak boleh tangkap pict dia, isinya uap air (Karena nama dia ter-awan maka kamera tidak bisa mengambil gambar dia, isinya uap air-red)," komentar akun @SalingFarrah.
"Alhamdulilah, bebasnya media dan rakyat Indonesia berekspresi mengkritisi pemerintahnya, kabarnya jika di Malaysia mengkritik pemerintah bisa kena tegur keras, benarkah?," tanggapan akun @ganafmargi.
Sementara akun @senopatimgl menyampaikan, "Terawan tak larikan diri, Terawan hanya asingkan diri karena sungkan pada cik Nazwa yang teramat elok (Terawan tidak melarikan diri, Terawan hanya mengasingkan diri karena sungkan dengan Ibu Najwa yang sangat cantik-red)."
Berita Terkait
-
Ferdinand Demokrat Tegur Najwa: Wawancara Kursi Kosong Terawan Tidak Patut!
-
Menkes Terawan Viral Hingga Negeri Jiran, Publik Malaysia Malah Salah Fokus
-
Ruhut Bela Terawan: Biar Mereka Berbusa sampai Kursi Kosong Diajak Bicara
-
Najwa Shihab Pernah Makan di Sini, Yuk Cicipi Nikmatnya Sego Empal Bu Warno
-
Bela Menkes Terawan, Teddy PKPI: Mata Najwa Cuma Acara Cari Makan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul