SuaraJogja.id - Gitaris Sheila On 7, Erros Candra dan sejumlah artis lainnya berkolaborasi membawakan sebuah lagu berjudul Alasan Bertemu. Lagu tersebut dibuat tanpa sengaja ketika mereka tengah melakukan pertemuan online di awal-awal masa pandemi.
Para musisi yang tergabung dalam projek lagu ini memiliki satu kenangan dengan Alamanda Studio Yogyakarta. Meski saat ini hanya tinggal nama, namun persaudaraan yang terjalin dari tempat tersebut masih terjalin hingga saat ini.
Dari video yang ditayangkan akun YouTube TheAlamanders, disampaikan bahwa ada percampuran emosi dalam lagu ini. Antara kesal, marah, kecewa, takut namun semua emosi itu justru yang merekatkan hubungan antar seniman itu.
"Kami memilih cara yang paling kami pahami untuk menyalurkan emosi itu, lewat musik," tulis keterangan dalam video.
Pada hari-haria biasanya, mereka bisa bertemu secara langsung. Ngobrol panjang lebar di sebuah kedai kopi atau warung. Membicarakan apapun, yang penting menyempatkan bertemu.
Selama pandemi ini, mereka memilih untuk di rumah saja, apapun alasannya. Hal itu harus mereka lewati bersama-sama. Rekaman dan video lagu tersebut juga dibuat dari hunian masing-masing dengan kesaradan bahwa pandemi terjadi dengan segala konsekuensinya.
Namun, mereka harus terus berjalan, mencari alasan untuk bertemu. Hingga suatu hari, terciptalah lagu Alasan Bertemu dari pertemuan online mereka. Direkam dan diproduksi dari kediaman masing-masing, lagu ini wakilkan perasaan kelompok seniman tersebut.
Lirik lagu dibuat oleh Fanani Nurhuda, sementara lagunya diciptakan oleh Erros Candra, Pongki Barata, Indra Prasta, dan Dory Soekamti. Vokal dibawakan oleh Afrizal Taka, Indra Prasta, Pongki Barata, Icha Mirza Hakim, Dory Soekamti, Goen Boi, Nuza Zues.
Vokal ramai-ramai turut dimeriahkan oleh Fully Shahdewa & Family, Ardzig Mondayz, Julia Laquena, Ekowanz, Donny Takeshi. Sementara gitar diisi oleh Eross Candra, Iwan Tanda, Mazbay, Tomo Widayat, Tama Wicitra, Uki 'Ndoro Bei', Garry Mailangkay, Gus Surya Prabhawa.
Baca Juga: LBH Jogja Beberkan 12 Catatan Lawan Klarifikasi DPR soal UU Ciptaker
Bagian bass diisi oleh Brian Azhar, drum oleh Tony Soekamti, Artwork oleh Ardzi S Ambardi dan video editor dilakukan oleh Bagoes Kresnawan. Dengan judul lagu Alasan Bertemu dalam keterangannya yang membawakan lagu ini adalah The Alamanders.
Tonton video musiknya DISINI
Sejak diunggah Sabtu (10/10/2020), video itu sudah ditayangkan lebih dari 6000 kali. Ada 800 lebih warganet yang menekan tanda jempol, serta 200 lebih lainnya memberikan tanggapan di kolom komentar. Mereka memberikan apresiasi untuk karya baru di tengah pandemi tersebut.
"Luar biasa, legenda alamanda," tulis akun keenrajadid Siregar.
"Kebawa memori 5 tahun ngungsi di Jogja buat ngamen. Oh Alamanda," komentar akun Indra Putra.
"Musisi-musisi Yogyakarta memang luar biasa. Guyub Rukunnya itu lho kentel bangett, selalu jadi panutan. Berawal dari latihan di studio yang bernama Alamanda dan kini mereka pun sukses semua dengan masing-masing band mereka dan projek-projek lainnya di dunia musik Indonesia," tanggapan akun Abie Rocky's.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat