SuaraJogja.id - Polres Sleman telah menerima hasil uji laboratorium alkohol sopir Mobilio yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Magelang Kilometer 6,5, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.
Pengemudi bernama Wirangga Arrazi (16) dipastikan tak mengonsumsi minuman beralkohol ketika mengendarai mobil tersebut.
"Hasil tes darah pengemudi dan penumpang Mobilio masih normal. Artinya, mereka negatif mengonsumsi alkohol," kata Kasat Lantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko, dihubungi wartawan, Kamis (15/10/2020).
Mega menjelaskan, selain pengemudi, dua penumpang selamat juga turut menjalani tes. Hasil terhadap ketiganya menyatakan tidak ada kandungan memabukkan, atau negatif alkohol.
Pihaknya tak menampik bahwa saat olah TKP, polisi juga menemukan sejumlah botol berisi minuman keras (miras) berbagai merek di dalam Mobilio bernomor polisi H 8571 RG.
Mega mengatakan bahwa pengemudi juga mengakui barang-barang tersebut milik mereka.
"Memang betul kami menemukan sejumlah botol minuman di mobil tersebut," ucapnya.
Hingga kini pihaknya belum menetapkan tersangka dalam insiden kecelakaan maut yang menewaskan 4 orang penumpang Mobilio itu.
Tiga korban selamat dalam Mobilio yang sebelumnya menjalani perawatan medis, kata Mega, sudah bisa dimintai keterangan.
Baca Juga: Dua Kebiasaan Umum Ini Membuat Anda Terlihat Lebih Tua
Ketiga korban selamat di mobil Honda Mobilio hingga kini masih berstatus saksi. Ketiganya meliputi seorang pengemudi dan dua penumpang bernama Rizky Ari Putra (16) dan Tio Rangga Wibowo (16).
Polisi juga menjadikan seorang pengemudi Mitsubishi Xpander hitam B 2004 BZP atas nama Noor Jahid sebagai saksi.
"Korban selamat statusnya sebagai saksi karena kondisinya belum stabil. Kemarin mereka baru bisa dimintai keterangan. Kami juga akan melaksanakan gelar (perkara) dalam waktu dekat ini," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 4 korban tewas dalam sebuah kecelakaan maut antara dua mobil di Jalan Magelang Kilometer 6,5, Kapanewon Mlati, Sleman, Sabtu (3/10/2020).
Korban tewas dalam kecelakaan ini adalah penumpang Mobilio, yakni Rizqi Badrul (19), Dava (14), Satria Danda (14), dan Abil (16). Sedangkan tiga lainnya termasuk sopir luka-luka.
Semua korban di Mobilio merupakan warga dari Semarang, Jawa Tengah. Sementara, satu korban lagi adalah pengemudi mobil Xpander yang mengalami luka-luka.
Berita Terkait
-
Dua Kebiasaan Umum Ini Membuat Anda Terlihat Lebih Tua
-
Januari-September 2020 Terjadi 17 Kecelakaan Maut di Perlintasan KA Jakarta
-
Virus Corona Bisa 11 Jam Bertahan di Tangan, Dirga Rambe Ingatkan Soal Ini
-
5 Fakta Sahrul Gunawan Kecelakaan Motor di Jalan Anggrek Hingga Meninggal
-
Detik-detik Mengerikan Sahrul Gunawan Kecelakaan Maut Hingga Tewas
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
DPRD Kritik Kesiapan Liburan di Jogja, Wisatawan Terancam Kesulitan Akses ke Malioboro
-
Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban
-
Intel Nekat Masuk UMY Usai Demo, Ratusan Mahasiswa Kepung dan Amankan Anggota Polda DIY
-
Muhammadiyah Desak Pembenahan Total Program MBG di Tengah Gelombang Kritik