SuaraJogja.id - Nama Jogja menjadi trending di jejaring Twitter, Minggu (25/10/2020).
Dari pantauan di lini massa tersebut terungkap tagar Jogja menjadi trending lantaran tak sedikit di antara warganet yang rindu dengan kota Gudeg tersebut.
Ini seperti diungkap oleh sejumlah warganet berikut ini.
"Rindu Jogja dan kamu tentunya," kata Anindit8.
"Jogja dan semua kenangannya, " ungkap A Liar.
"Jogja terbuat dari rindu, pilang dan angkringan. Terimakasih untuk 4 tahunnya Jogja," kata Gataukmales.
"Jogja yang aku rekam satu tahun lalu, aku rindu Malioboro," ujar punteen.
"Jogja ga ada obatt, keren banget," kata Faza.
"Kangen Jogja, mau di sana aja rasanya," kata Ruril.
Baca Juga: Terasa hingga ke Jogja, Getaran Gempa Pangandaran Mirip Truk Lewat
"Jogja maaf pernah menjadikanmu tempat pelampiasan dan kini aku rindu. Tunggu aku akan kembali kesana lagi!" kata Mileniadiawita.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
Terkini
-
Mudik 2026 Anti Rewel! Ini 4 MPV Bekas Rp100 Jutaan Pilihan Cerdas untuk Perjalanan Jauh Keluarga
-
Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 8 Halaman 151: Strategi Jitu Nilai Sempurna di Kurikulum Merdeka!
-
Mahasiswa UNY Akui Sengaja Bakar Tenda Polisi Pakai Pilox dan Korek yang Diberi Orang Tak Dikenal
-
Disebut Termahal Kedua di Indonesia, Menelusuri Akar Pahit Biaya Hidup di Jogja yang Meroket
-
Pengamat UMY: Posisi Raudi Akmal Sah secara Kelembagaan dalam Akses Informasi Hibah