SuaraJogja.id - Akun TikTok @sweetgirl____ membagikan video berisi pengalaman kurang menyenangkan yang ia dapatkan saat berkunjung ke suatu tempat yang merupakan ruang publik. Dibuntuti dua orang pria, sepasang kekasih ini nyaris jadi korban pencopetan di tempat umum.
Dalam video yang dibagikan ulang oleh akun @nenk_update tersebut, terlihat sepasang kekasih yang tengah berjalan bersama di malam hari. Meskipun gelap, suasana di sekitar tempat itu nampak ramai. Ada banyak orang lainnya yang juga berjalan-jalan di sekitar lokasi itu.
Saat sedang merekam suasana sekitar, gadis ini bercerita jika ia tiba-tiba didatangi seorang pria yang dengan sengaja menjatuhkan korekanya di sepatu kekasihnya. Kaki pacarnya tersebut jugda ditahan oleh dua orang tidak dikenal tersebut. Ia akhirnya secara reflek berteriak minta tolong.
Awalnya, ia sengaja membuat video untuk dijadikan konten di TikTok. Sengaja ia tidak menggunakan cahaya tambahan lantaran malu dengan orang-orang disekitar. Saat mengarahkan kamera ke depan, ia tanpa sengaja merekam aksi seprang pria yang berniat jahat dengan mereka.
Ia mengaku kaget dan lemas hingga langsung menarik kekasihnya untuk lari ke dalam mobil. Padahal ia sebelumnya berniat untuk berkunjung ke salah satu cafe. Rupanya, pria yang datang menghampiri mereka itu berniat untuk mencopet dompet kekasihnya.
Kekasihnya sendiri mengaku sudah diintai atau merasa diawasi oleh dua orang tersebut sejak lama, hingga merasa curiga. Selain satu orang yang datang menjatuhkan rokoknya. Satu orang lainnya adalah seorang pengamen yang sebelumnya menemui mereka.
Karena tidak memiliki uang receh, sepasang kekasih itu sempat menolak kehadiran sang pengamen. Namun, karena terus memaksa, sang pria kemudian mengatakan jika mereka tidak memiliki uang receh. Tidak disangka pengamen itu menjadikan mereka target pencopetan.
"Waspada guys. Modus copet kayak gini. Serem juga yak," tulis akun @nenk_update dalam keterangannya.
Sejak diunggah Minggu (25/10/2020), video ini sudah disukai lebih dari 6000 pengguna Instagram. Ada ratusan komentar yang ditinggalkan warganet. Mereka ikut merasa prihatin dengan peristiwa tidak menyenangkan yang dialami sepasang kekasih itu.
Baca Juga: Tambah 44 Pasien, DIY Tembus 3.506 Kasus Positif COVID-19
Lihat video lengkapnya DISINI
"Hati-hati buat orang luar kota kalau main ke Bandung apalagi ke alun-alun, kalau bawa tas mending simpen ngadep depan jangan menyamping! sebenernya yang jualan juga udah pada tau sama copet-copetnya tapi ya gitu lah hidup di jalan tau sendiri, itu modus lama tapi tetep sering dipakai buat nyopet," tulis akun @rizal.muchrom.
"Udah pernah ngalamin dicopet gaya begini di daerah kota kembang bandung sekitar 2 tahun lalu, copetnya bertiga & kocar kacir kita gebukin berdua sama anakku yang atlit taekwondo, alhamdulillah hp anaku balik lagi," komentar akun @euiskomariahhh.
"Disitu emang sering min, adek gue aja kakinya pernah diinjak sama pengamen karna gak ada uang receh, terpaksa ngasih uang baru kakinya mau diangkat," tanggapan akun @_helloangt.
Sementara akun @miamesri mengatakan, "Lebih baik kalau gak bisa kasih ke pengamen ngomong 'maaf bang' aja daripada harus ngomong 'maaf gak ada recehan' padahal mereka juga mau tuh kalau dikasih puluhan ribu."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Jadwal Lengkap Agenda Wisata Jogja Februari 2026: Dari Tradisi hingga Romansa!
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan