Senada Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, yang ditemui beberapa waktu lalu, mengatakan pentingnya untuk terus melakukan penerapan protokol kesehatan secara konsisten. Tidak memaksakan diri untuk pergi juga bisa menjadi langkah bijak bagi setiap wisatawan.
Singgih menegaskan pentingnya wisatawan untuk tidak langsung datang ke objek wisata tertentu melainkan melakukan reservasi terlebih dahulu secara online melalui aplikasi Visiting Jogja. Hal itu bertujuan selain untuk mengurangi antrian juga dapat digunakan dalam memudahkan tracing jika ada penularan Covid-19 dari tempat-tempat wisata.
"Pendaatan wisatawan ini menjadi penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat selama ini kami masih melihat hanya 40-45 persen saja data yang masuk dalam Visiting Jogja," tegas Singgih.
Singgih juga mengimbau jika memang dibutuhkan tenaga tambahan di beberapa objek wisata dapat langsung dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait. Intinya tidak boleh ada tawaran menawar dalam mengimplementasikan protokol kesehatan di tengah masyarakat.
Berita Terkait
-
Wali Kota Jogja Bakal Sanksi Pelaku Usaha yang Nakal ke Wisatawan
-
Cinta Lingkungan, Anto Ilyas Terus Hijaukan Bumi Projotamansari
-
3 Hari Jelang Libur Panjang, Hotel di Jogja Alami Peningkatan Okupansi
-
Ini Detik-detik Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang Lebak
-
Sebentar Lagi Libur Panjang, Ini Tips Jalan-jalan di Tengah Pagebluk Corona
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru