SuaraJogja.id - Viral video seorang laki-laki yang membawa jenazah ibunya dengan bronjong di sepeda motor. Tidak hanya membawa jenazah ibunya dengan bronjong melalui jalan besar, pria ini juga berniat menguburkan sendiri jenazah ibunya di kebun milik pribadi.
Akun Instagram @nenk_update membagikan video seorang laki-laki mengendarai sepeda motor. Di belakangnya terdapat sepasang bronjong yang membawa bungkusan kain jarik. Dari jauh, bungkusan jarik yang melintang itu terlihat seperti tubuh manusia yang tertutup rapat.
Aksi pria tersebut sempat terekam oleh pengendara mobil yang tengah melintas di kawasan Simpang Empat Simo, Boyolali. Pengendara mobil yang melaju di belakang pria ini mengaku ngeri melihat bungkusan kain jarik yang terlihat seperti tubuh manusia itu.
Dalam video yang dibagikan, terlihat laki-laki itu dengan kecepatan sedang melintas di antara pengguna jalan lainnya. Ia bahkan berjalan di tengah, sambil membawa bronjong yang menyangga tubuh ibunya.
Akun @nenk_update dalam keterangannya menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Simo, Boyolali. Seorang wanita bernama Ginem (80) dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (29/10/2020) akibat penyakit tua.
Sehari-hari, Ginem tinggal bersama dengan anaknya di Desa Pengging, Boyolali. Saat ibunya meninggal dunia, sang anak membawa jenazah Ginem menggunakan bronjong yang diikatkan dengan tali karet di sepeda motornya.
"Kejadian ini sempat terekam oleh pengguna jalan di kawasan simpang empat Simo. Jenazah yang ditutupi kain jarik tersebut rencananya akan dimakamkan di kebun milik sendiri," tulis akun @nenk_update dalam keterangannya.
Saat hendak memakamkan, anak Ginem sempat meminjam cangkul kepada warga sekitar. Karena mulai curiga, warga lantas mengikuti laki-laki tersebut. Kecurigaan warga berujung pada kenyataan bahwa laki-laki itu ingin menguburkan sendiri jenazah ibunya.
Melihat hal tersebut, warga lantas membawa jenazah Ginem ke rumah duka di Dusun Selorejo, Desa kedunglengkong, Kecamatan Simo untuk proses pemakaman yang layak. Ginem dimakamkan oleh warga di Dukuh Sucen, Desa Kedunglengkong.
Baca Juga: Bertambah 73 Kasus, Pasien Corona di Bantul Capai 1.029 Orang
"Kondisi sang anak yang mengalami gangguan mental membuat ia nekat menguburkan ibu kandungnya sendirian dengan menggunakan Bronjong sepada motor," tulis akun @nenk_update.
Sejak diunggah, video seorang anak yang membawa mayat ibunya dengan bronjong ini sudah dilihat lebih dari 51 ribu kali. Ada seratus lebih komentar dari warganet yang merasa iba dengan kondisi jenazah Ginem yang dibawa dengan bronjong di atas motor.
Tonton videonya DI SINI.
"Gangguan mental bisa naik motor gigi? gue aja yang normal gak bisa wkwk," tulis akun @marvien_august.
"Astaghfirullah, pada kemana tetangga dan keluarganya, miris banget," komentar akun @smootging.only.
"Ya Allah aku jadi sedih, pengen nangis rasanya. Keinget juga punya anak cowok. Besok kalau aku tua dan udah waktunya menghadap sang ilahi semoga anakku jadi anak soleh biar bisa doain aku," tanggapan akun @riska.vexia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Sah! YIA Resmi Jadi Embarkasi Haji Mulai 2026: Apa Dampaknya Bagi Jemaah dan Ekonomi Lokal?
-
Niat ke SPBU Berujung Maut, Pemotor 18 Tahun Tewas Tertabrak Bus di Temon Kulon Progo
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya