"Terkait itu kita sudah siapkan sekitar 220 paket pelatihan untuk para perajin. Tentu akan meliputi kerajinan yang memang diminati oleh pasar luar negeri," ucapnya.
Menurutnya pelatihan ini menjadi salah satu bagian penting agar masyarakat khususnya perajin dapat meningkatkan kualitas dan kontinuitas produk tersebut. Selain itu diharapkan juga dapat membentuk sentra-sentra kerjainan lain sehingga memudahkan dalam memenuhi kebutuhan ekspor.
"Kalau sudah mampu memenuhi kualitas dan kontinuitas, maka produk kerajinan Bantul akan lebih mudah lagi tentunya dalam menembus pasar ekspor," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo meyakini Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) dipercaya akan memberikan dampak positif terhadap Bantul. Salah satunya dengan menjadi gerbang atau pintu masuk tujuan wisata. Selain itu keberadaan YIA juga dinilai dapat membangkitkan geliat ekonomi di Bumi Projotamansari.
"Pasca pandemi Covid-19 diharapkan tingkat kedatangan wisatawan di Bantul akan bertambah 30 persen dari penumpang yang datang dari Bandara YIA. Jadi wisatawan tidak hanya mampir saja ke Bantul tapi memang menjadi tujuan utama," pungkasnya.
Setelah melaksanakan Penandatanganan MoU dan Kerjasama, Pjs Bupati Bantul beserta rombongan melanjutkan agenda dengan melakukan Site Visit di Terminal Bandara Internasional Yogyakarta didampingi PTS General Manager Bandara Internasional Yogyakarta beserta jajarannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat