Beberapa tokoh dan perwakilan keluarga kemudian datang ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan apakah pria korban pembunuhan itu benar Sugiyanto atau bukan. Saat di rumah sakit, ternyata pria tersebut dipastikan adalah Sugiyanto.
"Tidak pernah bercerita apa pun, yang saya tahu tidak ada permasalahan sama siapa saja. Orangnya itu pendiem, komunikasi seperlunya saja," paparnya.
Saat ditemukan, korban memang bersimbah darah akibat luka yang dideritanya. Sepeda motor dan juga ponselnya masih ditemukan di dekat tubuh korban. Sementara, tas gendong beserta dompetnya sudah raib diambil orang.
Salah satu yang yang menimbulkan keheranan di tingkat keluarga, dari ponsel korban yang ditemukan di dekat jasad Sugiyanto, ternyata semua kontak keluarga telah hilang.
Kemungkinan besar semua kontak keluarga tersebut dihapus oleh pelaku.
"Mungkin untuk menghilangkan jejak," tambahnya.
Di tubuh korban, terdapat beberapa luka yang diduga menyebabkan korban meninggal dunia. Luka yang dialami Sugiyanto kemungkinan besar timbul karena Sugiyanto melakukan perlawanan ketika akan dibacok oleh pelaku pembunuhan.
Hal tersebut terlihat dari letak luka yang diderita oleh korban, di antaranya adalah di lengan tangan kiri dan lengan tangan kanan.
Kemungkinan luka tersebut timbul karena korban berusaha menangkis senjata tajam yang disabetkan pelaku.
Baca Juga: Bakar Janda di Kulon Progo, Pelaku Dibogem Anak Korban Saat Akan Reka Ulang
Setelah proses autopsi di rumah sakit selesai, Rabu sekitar pukul 19.30 WIB jenazah korban tiba di rumah duka dan kemudian dimakamkan di TPU setempat.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Tidak Gila, 2 Remaja Gresik Siksa dan Bunuh Kawannya Secara Sadar dan Waras
-
Rumah Mau Disita karena Hutang, Wanita Berjilbab Ini Nekat Bunuh Diri
-
Terkuak! Suami Bunuh Istri Hamil 5 Bulan di Batang, Cemburu Sama Mantan
-
Termotivasi Jual Organ, Seorang Ibu di Las Vegas Tega Bunuh Dua Anaknya
-
Eko Dibunuh Jayus dan Furqon, Dendam Dibohongi Setelah Puas Dipegang-pegang
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Duh! Nekat Gondol Gamelan di Kota Jogja, Polisi Tangkap Seorang Lansia Tuna Wisma
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026