SuaraJogja.id - Kepolisian Sektor (Polsek) Pandak berhasil meringkus pelaku pencurian motor di Dusun Ngaran, Desa Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul. Saat ini pelaku pencurian berinisial BP (20) telah diamankan di rutan Polres Bantul.
Kapolsek Pandak, AKP Wartono menjelaskan bahwa penangkapan pelaku yang bekerja sebagai buruh restoran di Bantul ini dilakukan pada Rabu (11/11/2020) lalu.
"Pelaku merupakan buruh yang ada di Bantul. Pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang tengah tertidur pulas di rumahnya," ujar Wartono dihubungi wartawan, Sabtu (14/11/2020).
Ia melanjutkan, awal mula peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 28 Juli 2020 lalu. Dimana seorang korban bernama Sutarni (57) tertidur lelap sekitar pukul 22.00 wib.
Pelaku BP, masuk ke dalam rumah korban melalui pintu belakang. Ia merusak pintu dan menemukan sebuah motor Honda Supra berplat nomor AB 2581 QK warna hitam.
Mengetahui dan penghuni rumah terlelap, pelaku berhasil membawa keluar motor tersebut dengan cara dituntun.
Pada waktu bersamaan, sekitar pukul 23.45 wib seorang saksi mata bernama Sayoto masih terjaga dan sedang menonton televisi. Dirinya melihat orang keluar dengan menuntun motor tetangganya dari jendela.
"Saksi mencoba memastikan jika yang keluar itu salah satu keluarga atau orang yang meminjam motor korban. Akhirnya saksi membangunkan korban dengan mengetuk pintu rumahnya (korban)," ujar dia.
Ketika korban membuka pintu, saksi meminta untuk melihat apakah motor miliknya masih ada atau tidak. Namun setelah di cek, motor milik korban sudah raib.
Baca Juga: Warga Keluhkan Jalan Srandakan Minim Penerangan, Ini Kata Dishub Bantul
"Kaget dengan kejadian itu, saksi dan korban berlari keluar gang mencari pelaku tersebut. Namun pelaku sudah lebih dulu kabur. Akhirnya korban membuat laporan kepada Polsek Pandak," kata Wartono.
Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi yang ada di lokasi kejadian. Ditemukan jika pelaku mengarah kepada BP yang masih satu dusun dengan korban.
"Mungkin tetangga, tapi keduanya tidak saling mengenal. Setelah mendapat sejumlah petunjuk, petugas mendapati pelaku berada di sekitar SMP 4 Pandak. Akhirnya kami ringkus dan kami bawa ke Mapolsek Pandak untuk keterangan lebih lanjut," tambah Wartono.
Pelaku mencuri motor untuk digunakan dalam beraktivitas sehari-hari. Kendaraan korban juga sempat dipinjamkan oleh orang lain oleh pelaku.
Dalam kasus itu, petugas polisi mengamankan barang bukti berupa 1 motor Honda Supra milik korban.
Atas tindakan pelaku, BP dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Pelaku diancam dengan kurungan penjara maksimal 7 tahun.
Berita Terkait
-
Bawa Sajam dan Tak Segan Lukai Korbannya, Pelaku Curanmor Ditembak Polisi
-
Viral CCTV Aksi Komplotan Curanmor di Grup WhatsApp, Dijual ke Sumatera
-
Viral Pelaku Curanmor Babak Belur, Netizen Galau antara Kasihan dan Kesal
-
Belajar di Penjara, Residivis Curanmor Kembali Beraksi Pakai Ilmu Baru
-
Viral Curanmor Lewati Operasi Zebra, Langsung Ditendang Polisi hingga Jatuh
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Jogja Punya 22 Masalah Besar yang Tak Kunjung Tuntas, Kampus Akhirnya Diminta Turun Tangan
-
Dari Pelosok hingga Perkotaan, BRI Perkuat Akses Keuangan untuk Masyarakat Indonesia
-
Siapa Sajakah yang Bisa Mendapatkan Penawaran BRI Multiguna Pre-Approved?
-
Saat Anggaran BNPB Turun Tajam, Dana Bencana Rp7,3 Triliun Diminta Lebih Mudah Diakses Daerah
-
Tak Bisa Lagi Jor-joran di Tengah Efisiensi , FKY 2026 Andalkan Kekuatan Komunitas Seni