Kamal menerangkan ancaman hukumannya, penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.
Hal itu juga dibenarkan Kapolsek Pleret, AKP Riwanto. Ia tak mengetahui persis tanggal kejadiannya, namun korban diketahui berjumlah 2 orang.
"Iya benar sudah kami tangani kasus pencabulan tersebut, saya arahkan ke Polres Bantul. Korbannya masih anak-anak sebanyak 2 orang," ujar Riwanto melalui pesan singkat.
Kamal menambahkan, kasus kekerasan terhadap anak terutama pencabulan di Kabupaten Bantul terus meningkat tiap tahun.
Baca Juga: Biadab, Pria di Kulon Progo Ini Tega Cabuli Anak Kandung Hingga Hamil
Terakhir peristiwa itu dialami oleh dua orang anak berisinial SAP (9) dan NA (11) di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Jumat (6/11/2020). Pelaku berinisial TK (58) sudah ditangkap dan saat ini ditahan di Polres Bantul.
"Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur ini meningkat tajam. Bahkan, ketika kami baru mendapat laporan kasus, tak berselang lama terjadi lagi. Seperti kasus yang terakhir itu," kata Kamal.
Hingga kini Unit PPA Sat Reskrim Polres Bantul, kata Kamal, telah menerima 20 laporan kasus kekerasan terhadap anak sejak Januari-November. Namun angka tersebut belum ditambahkan dari Polsek dan juga dari UPDT PPA Kabupaten Bantul.
"Tentu hal ini sangat serius untuk ditangani, maka kami juga berkoordinasi dengan pemerintah untuk segera mengambil langkah. Terlebih Kabupaten Bantul berencana menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA)," ujar dia.
Baca Juga: Dicabuli, Bocah 9 Tahun di Bantul Bakal Didampingi Dinsos Sampai Pulih
Berita Terkait
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
Komisi Hukum DPR Endus Ada Ketidakberesan Vonis Bebas Oknum Polisi di Kasus Pencabulan Anak Papua
-
Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Cabuli 3 Anak, Kemen PPPA Turun Tangan Ungkap Fakta Penting Ini
-
Masuk Kejahatan Berbahaya, Psikolog Minta AKBP Fajar Widyadharma Dikenakan Pasal Berlapis
-
Cabuli Bocah 8 Tahun di Tebet, Pelakunya Tetangga 'Baik Hati' yang Sering Kasih Uang dan Gendong Korban
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo