SuaraJogja.id - Akun Twitter @txtdarigajelas membagikan tangkapan layar sebuah unggahan warganet di Facebook. Terlihat seorang warganet menawarkan baju bekas berlambang FPI. Dijual seharga Rp800.000, baju itu memiliki kelebihan sudah pernah digunakan saat demo Ahok tahun 2012.
Dalam tangkapan layar itu, terlihat akun Facebook Iyudd Mycota yang membagikan unggahan di grup My Brands. Pemuda ini menjual kaos panjang berlogo organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI). Disebut edisi spesial, kaos itu pernah digunakan saat mengikuti demo Ahok pada tahun 2012.
Kaos itu memiliki kondisi kekurangan di bagian lengan belakang ada darah bekas luka saat mengikuti tawuran sebelumnya. Kaos panjang berwarna putih dan hijau itu dijual dengan harga yang cukup tinggi. Sudah pernah dipakai beberapa kali dalam demo dan tawuran, kaos itu dibandrol dengan harga Rp 800.000.
"Erigo dan kawan-kawan minggir dulu," tulis akun @txtdarigajelas.
Sejak diunggah Senin (23/11/2020), tangkapan layar itu sudah disukai lebih dari 3000 kali oleh pengguna Twitter. Ada 700 lebih yang membagikan ulang dan tidak sedikit yang ikut berkomentar. Beberapa menyoroti harga kaos bekas layak pakai itu yang dinilai lebih mahal dari pakaian bermerk.
"Hidup mulia atau mati syahid padahal hidupnya nyusahin orang banyak jah," tulis akun @amnotyourbae mengomentari tulisan di kaos FPI tersebut.
"Beli jersey ini membuat anda 100% masuk surga, biarin ngomong gak dijaga, biarin attitude gak diatur, surga sudah di depan mata," komentar akun @akubuncit99.
"Mungkin bekas darah dinosaurus. Makanya layak diharga mahal," tanggapan akun @nekophilee.
Sementara akun @VanBoth22 mengatakan, "Pakai kaos itu bisa menaikan derajat dan orang yang melihat langsung segan."
Baca Juga: FPI Sempat Minta Spanduk Rizieq Dipasang Lagi, Pangdam Jaya: Mereka Siapa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK