SuaraJogja.id - Memperingati Hari Guru Nasional, Ruben Onsu berencana akan menyekolahkan pengamen jalanan bernama Nissa Risky. Ruben mengenal Nissa saat bocah itu sedang mengamen di jalan.
"Selagi bisa bantu, saya akan membantu sesanggupnya," kata Ruben Onsu, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (24/11/2020).
Ruben Onsu tergerak untuk membantu pendidikan Nissa karena bocah ini memiliki semangat untuk sekolah. Namun sayang, Nissa kesulitan karena tak memiliki biaya.
Nissa memilih membantu kedua orangtuanya untuk mencari uang dengan cara menjadi pengamen.
"Dia masih ingin sekolah, cuma tidak punya kesempatan. Saya sekolahkan dia sama adiknya," kata Ruben Onsu.
Ayah sambung Betrand Peto ini akan menyekolahkan Nissa Risky dan adiknya ke sekolah kejar paket, untuk mengejar ketertinggalan selama ini.
"Jarang orang berkarier dan sudah terkenal masih mau sekolah. Tapi mereka mau sekolah, itu yang harus saya hormati," ujar Ruben Onsu.
Nantinya, Ruben Onsu memberikan biaya pendidikan untuk Nissa Risky dan adiknya hingga kejenjang tertinggi yang mereka inginkan.
"Saya cuma bayar. Selama saya mampu, saya wujudkan keinginan mereka," tutur Ruben Onsu.
Baca Juga: 7 Catatan dari Guru untuk Menteri Nadiem di Hari Guru Nasional
Berita Terkait
-
Kenapa Sarwendah Bercerai dari Ruben Onsu? Kini Kisruh Hak Asuh Anak
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Polemik dengan Sarwendah, Betrand Peto Pasang Badan Buat Ruben Onsu
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning