Ia berharap, kasus seperti ini menjadi perhatian pemerintah lebih serius. Meski baru pertama kali terjadi, pihaknya mendukung kebijakan pemerintah yang lebih matang dalam pencegahan atau penanganan korban.
"Kami juga berterima kasih sudah didampingi untuk pemulihan anak anak kami. Harapannya kejadian ini sekali terjadi di sini. Di sisi lain perhatian terhadap korban kami harap bisa terus didukung, termasuk ada kebijakan pemerintah yang bisa membuat hukuman setimpal yang dilakukan pelaku. Karena di Bantul sendiri kasus kekerasan pada anak juga cukup banyak," tuturnya.
Terpisah Kepala UPDT PPA Kabupaten Bantul, Silvy Kusumaningtyas mengaku hingga saat ini pihaknya masih melakukan assesment terhadap SAP dan NA. Penanganan psikis korban akan dilakukan sampai kasus selesai ditangani.
"Proses penanganan telah dijalankan. Akan kami lakukan pendampingan hingga kasus selesai. Saat ini sudah kami assesment dan kami pantau perkembangannya," kata Silvy.
Selain itu UPDT PPA Bantul juga mendampingi agar anak-anak mendapat hak perlindungan sebagai korban kekerasan.
Berita Terkait
-
Studi INFID: 70,5 Persen Masyarakat Sepakat RUU PKS Diberlakukan
-
Kasus Terus Meningkat, Kemen PPPA Dukung RUU Penghapusan Kekerasan Seksual
-
Dipecat Gereja, Pendeta Suarbudaya Harus Keluar dari Sekretariat GKA
-
Gereja Pecat Pendeta Suarbudaya, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual
-
Ambil Sabu di Depan Warung Pizza, Warga Sungai Limau Dibekuk Polres Bantul
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026
-
Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival