Ilustrasi umkm (freepik)
Jumlah tersebut terdiri mulai dari moda pakaian, makanan, minuman, kerajinan dan lain-lain.
Angka tersebut diperkirakan cenderung meningkat, terlebih di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini.
"Karena banyak muncul UMKM baru yang [dibangun oleh masyarakat] terdampak terdampak pemutusan hubungan kerja. Dulu pegawai perusahaan, begitu dirumahkan menjadi UMKM pemula yang menjual makanan dan minuman," ujarnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Pemanfaatan Startup Digital Untuk Mendongkrak UMKM di Masa Pandemi
-
UMKM Tempati Ruang Usaha di Kawasan Central Park Meikarta
-
BRI Gandeng Kemendag Pacu Ekspor Produk UMKM ke Amerika Serikat
-
Lazada Beri Tips Kepada Pelaku UMKM Jelang Harbolnas 12.12
-
BRI Pacu UMKM untuk Berkembang dan Wujudkan SDGs di Indonesia
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul