SuaraJogja.id - Pandemi COVID-19 masih merebak di Kabupaten Sleman, meskipun begitu, tidak menyurutkan rencana Pemerintah Kabupaten setempat untuk menyelenggarakan Festival Usaha Mikro Kecil Menengah Sembada 2020 secara luring.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sleman Pustopo mengungkapkan, Festival UMKM Sembada kali ketiga ini, sedianya dilaksanakan pada 6 Desember 2020, di Atrium Jogja City Mall.
"Sebetulnya dengan kondisi di tengah pandemi seperti sekarang ini menjadi pemikiran kami, dilaksanakan atau tidak. Kalau kami berhenti karena COVID-19, saya mendapat protes dari UMKM," kata dia, saat menggelar jumpa pers di Pendopo Pemkab Sleman, Selasa (1/12/2020).
Pustopo memastikan, meskipun diselenggarakan secara luring, namun protokol kesehatan (prokes) harus diterapkan ketat di semua lini.
"Hari ini digelar rapat teknis bagaimana prokes dilakukan. Kerjasama dengan tempatnya juga, kami bekerja sama dengan Event Organizer. Saya tidak ingin pameran menjadi masalah saat prokes tidak ketat," ujarnya.
Pustopo menambahkan, saat kegiatan berlangsung, pihak penyelenggara tidak henti-hentinya memberikan pengertian kepada pengunjung dan peserta untuk menjalankan prokes. Termasuk agar pengunjung menghindari berkerumun.
Rencana akan ada 64 stand yang berpartisipasi, diisi oleh 143 UMKM. Seluruh peserta murni merupakan UMKM Sleman. Kriteria stand mulai dari UMKM pemula hingga eksis. Mereka akan dibaurkan, agar pemula ikut belajar dengan yang sudah mapan. UMKM yang mapan bisa menarik pengunjung ke sana.
"Bisa saja 1 stand diisi UMKM serumpun," urainya.
Pustopo mengklaim, produk yang ditampilkan dalam festival ini adalah produk-produk yang telah melewati kurasi ketat, selama sepekan. Baik itu kurasi produk maupun SDM pendukung.
Baca Juga: Muncul Dugaan Kasus Politik Uang Lewat Bansos, Ini Respon Bawaslu Sleman
Untuk menarik pengunjung dengan cakupan lebih luas, Diskop UKM juga menyertakan pameran daring. Barang-barang yang dipamerkan luring juga ditampilkan di laman daring.
"Transaksi pembelian produk bisa dilakukan dua cara, digital dan manual. Melalui laman daring, pameran bisa diakses dari luar daerah," paparnya.
Bukan hanya menampilkan dan menjual produk, pameran juga akan diisi dengan sejumlah gelar wicara.
Gelar wicara tersebut memberikan momen pembelajaran bagi peserta, pengunjung dan UMKM, salah satunya dalam hal ekspor.
"Bagi yang tahun ini tidak bisa ikut jualan, bisa ikut talkshow (gelar wicara)," terangnya.
Diketahui hanya mengikutsertakan 143 UMKM se-Sleman, Pustopo menyebut saat ini UMKM di Sleman mencapai 68.000 usaha.
Berita Terkait
-
Pemanfaatan Startup Digital Untuk Mendongkrak UMKM di Masa Pandemi
-
UMKM Tempati Ruang Usaha di Kawasan Central Park Meikarta
-
BRI Gandeng Kemendag Pacu Ekspor Produk UMKM ke Amerika Serikat
-
Lazada Beri Tips Kepada Pelaku UMKM Jelang Harbolnas 12.12
-
BRI Pacu UMKM untuk Berkembang dan Wujudkan SDGs di Indonesia
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor