SuaraJogja.id - Kepergian Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta Agus Sudrajat pada Selasa (1/12/2020) setelah dinyatakan positif Covid-19 meninggalkan duka mendalam. Salah satunya bagi Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) DIY.
Ungkapan duka disampaikan di Twitter melalui utas yang terdiri dari cuitan pada Selasa kemarin.
Pada cuitan pertama, akun @TRCBPBDDIY membagikan tiga foto Agus bersama personel TRC BPBD DIY dan sebuah ambulans jenazah.
Rupanya, ambulans tersebut berasal dari Agus, dan kini menjadi kenangan yang ditinggalkan Agus untuk penanganan Covid-19 di Jogja.
TRC BPBD DIY turut berduka cita atas meninggalnya Agus, yang bagi mereka adalah orang baik, terlihat dari responsnya di masa awal penangan Covid-19.
"Innalillahi wainnailaihi rooji'un, turut berdukacita atas meninggal dunia Bapak Agus Sudrajad Kepala Dinas Sosial
@PemkotJogja semoga husnul khotimah. Beliau orang baik, pada awal tanggap darurat langsung mendukung TRC BPBD DIY dgn armada ambulan jenazah #COVID19," kicau @TRCBPBDDIY.
Sementara itu, pada twit kedua, terlihat Agus berdiri bersama para personel TRC BPBD DIY. Saat itu akan dilangsungkan misi pertama pemakaman menggunakan prosedur Covid-19.
"Kenangan misi pertama 1 April 2019 pemakaman prosedur #COVID19 ke wonogiri dengan dukungan armada ambulan jenazah Dinsos @PemkotJogja di hadiri lsg alm. Pak Agus Kadinsos kota. Sejak itu 8 ambulan dan personil dinsos kota ikut melayani pemakaman jenazah se DIY," cuit akun dengan 23 ribu lebih pengikut itu.
Pada Selasa (24/11/2020), Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menyebutkan bahwa satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jogja, yaitu AKadinsos Kota Jogja Agus Sudrajat, terkonfirmasi positif Covid-19.
Baca Juga: Respons HNW Soal Kontroversi Azan Jihad dan 4 Berita SuaraJogja Lainnya
Agus meninggal dunia di RSUP Dr Sardjito pada Selasa (1/12/2020) pukul 10.00 WIB. Ia mengembuskan napas terakhir di usianya yang ke-55 tahun.
"Pak Agus meninggal dunia dengan komorbid atau penyakit penyerta diebetes melitus," kata Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Jogja yang juga menjabat Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi, Selasa.
Heroe mengatakan, Agus, yang telah 32 tahun mengabdi di Pemkot Yogyakarta, merupakan sosok penting dalam roda pemerintahan selama ini.
"Pak Agus kita kenal sebagai orang yang baik, orang yang selalu mempunyai perhatian kepada orang lain. Sejak awal menyiapkan data bantuan sosial untuk masyarakat yang diberikan dari pemerintah Pusat, Pemerintah DIY, dan Pemkot Yogyakarta. Berkat kerja sama dan ketelitian dan kehati-hatiannnya, kita termasuk yang pendataan dan pengolahannya banyak dipuji oleh lembaga-lembaga lainnya," ucapnya.
Ia menjelaskan, Agus juga telah sejak awal berdedikasi membantu penanganan Covid-19 mulai dari pembangunan selter, posko, sampai dapur umum. Bahkan ia juga mencarikan tempat pemakaman bagi warga yang kesulitan untuk dimakamkan.
"Serta masih banyak hal lainnya yang telah dilakukan di tengah perjuangan untuk membantu dan menyelamatkan warga masyarkat di tengah pandemi Covid-19," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Respons HNW Soal Kontroversi Azan Jihad dan 4 Berita SuaraJogja Lainnya
-
Di Jambi, Pasien Positif COVID-19 Terkonfirmasi Bertambah
-
Penuh, Pihak TPU Pondok Ranggon Cari Lahan Baru Khusus Jenazah Covid-19
-
Kasus COVID-19 di DIY Tembus 6.073, Sleman Catat Kasus Terbanyak
-
Kasus Corona Bali Tembus 14.136, Hari Ini Tambah 109 Orang
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi